Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Pembangunan Sumur Bor dan Sambungan Rumah Air Bersih Terkesan Mubazir, Warga Heran: Kok Lolos dari Audit

Inilah pembangunan sumur bor dan sambungan rumah air bersih tahun 2024 Desa Air Batang Kecamatan Nasal, Kamis 2 Oktober 2025. Sumber foto: REGA/RKa--

NASAL - Pembangunan Sumur Bor Dan Sambungan Rumah Air Bersih tahun 2024 bersumber Dana Desa (DD) sebesar Rp.133.750.000 tahun 2024 untuk 15 kepala keluarga (KK) di Dusun Sumber Mulya Desa Air Batang Kecamatan Nasal tidak berjalan maksimal, Kamis 2 Oktober 2025. Bahkan, sebagian pipa paralon banyak ditemukan rusak parah. 

Berdasarkan pantauan, lebih dari 3 titik pipa peralon sumur bor dan sambungan rumah air bersih tahun 2024 ini banyak yang rusak. Parahnya lagi, informasinya sejak dibangun pada 2024, air bersih tersebut hanya hidup sejak pertama dibangun, sebulan setelah dibangun hingga kini sumur bor dan sambungan rumah air bersih tahun 2024 tidak berfungsi.


--

Aan Ariyanto (40) warga setempat membenarkan jika sumur bor dan sambungan rumah air bersih tahun 2024 tidak berfungsi. Dia juga menyebutkan kalau beberapa sambungan rumah rusak parah, banyak paralon yang diikat menggunakan ban karet dalam kendaraan. Bahkan penutup keran pipa ditemukan rusak dan tidak dipasang menggunakan baut. 

"Air hanya hidup tidak sampai 1 minggu. Sekarang posisi sumur bor dan sambungan rumah air bersih tahun 2024 belum berfungsi. Untuk sumur bor dan sambungan rumah air bersih itu mengairi sekitar 15 KK," terangnya.

BACA JUGA:Audit Reguler DD 2024 Masih Berlangsung, Inspektorat Perketat Pengawasan, Apakah Bakal Ada TGR?

BACA JUGA:Inspektorat Mulai Audit DD, Ini Jumlah Desa Akan Dijadikan Sampel

Aan juga mempertanyakan, bagaimana pembangunan sumur bor dan sambungan rumah air bersih tahun 2024 yang tidak belum berfungsi ini bisa lolos dari audit. Padahal jelas banyak temuan kerusakan bahkan tidak berfungsi. Karena diterangkannya, sejak dibangun hingga kini mereka tidak menerima manfaat dari bangunan tersebut.

"Kami bingung, bagaimana bangunan ini bisa lolos dari audit. Padahal jelas tidak ada manfaatnya dari kami," terangnya.

Aan berharap, pembangunan sumur bor dan sambungan rumah air bersih tahun 2024 ini diperiksa ulang oleh aparat penegak hukum. Mengingat banyak kejanggalan yang ditemukan pembangunan ini. Dia juga mengaku, kecewa kepada tim audit baik dari tim Kantor Camat Muara Nasal dan Inspektorat Kabupaten Kaur. 

"Jelas kami kecewa, karena kami belum mendapatkan manfaatnya. Kalau kami mendapatkan manfaat tentu kami tidak bersuara seperti ini," paparnya.

Sementara, Kades Air Batang Pepen Supendi saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan. Upaya konfirmasi ditelepon juga tidak diangkat. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan