Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Program Pembagian 1 Juta Bibit Sawit Gratis Tahap Persiapan

Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP menjelaskan progres program pembagian bibit sawit gratis, Kamis, 13 Maret 2025, -Sumber Foto: UJANG/RKa-

BINTUHAN - Untuk membantu petani sawit di Bumi Se’ase Sehijean, Bupati Kaur Gusril Pasui, S.Sos, MAP – Wabup Abdul Hamid, S.Pd.I sudah berkomitmen membagikan 1 juta bibit sawit secara gratis.

Saat ini Bupati telah menyusun tim persiapan penyediaan 1 juta bibit sawit yang akan dibagikan ke masyarakat. 

Selain pembentukan tim, juga akan mendata jumlah petani yang berpotensi atau yang berminat berkebun kelapa sawit.

“Untuk program bibit sawit gratis dari Bupati dan Wabup Kaur dipastikan tetap berjalan. Memang sekarang ada sedikit hambatan, yaitu adanya efisiensi anggaran. Tetapi untuk tahun ini akan didata dan akan dihitung bibit yang dibutuhkan,” ungkap Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP, Kamis 13 Maret 2025.

Lebih lanjut Bupati, tim akan mendata jumlah petani yang memiliki lahan perkebunan yang akan digunakan untuk perkebunan sawit. Pendataan akan dibuktikan dengan sertifikat lahan atau Surat Keterangan Tanah (SKT) perkebunan. 

Dengan memiliki lahan, maka yang mendapatkan bibit benar-benar akan menggunakan bibit dan akan ditanam. Penerima bibit sawit bantuan akan disesuaikan dengan jumlah lahan yang akan ditanami.

BACA JUGA:Bibit Sawit Mahal, Petani Tunggu Bibit Gratis

BACA JUGA:Dukung Program Mandatori Biodiesel,Pemdes Bukit Indah Pembagian Bibit Sawit Gratis

Dalam realisasi pembagian 1 juta bibit sawit gratis, baik pengadaan, pendataan dan penyaluran bibit akan dilakukan oleh tim yang telah dibentuk.

Sesuai dengan data, penyaluran bibit akan didata per kecamatan. Sehingga bibit yang diberikan tidak disalahgunakan, seperti dijualbelikan. 

Dengan data jelas, penerima jelas. Bibit bantuan ke petani akan tepat sasaran dan harapan dapat membantu petani untuk berkebun sawit. Karena, banyak masyarakat ingin berkebun sawit namun tidak mampu membeli bibit.

Bupati Gusril menegaskan, untuk bibit disiapkan akan menggunakan bibit super dan akan dicek oleh ahlinya. Karena bibit ini sangat menentukan hasil dari perkebunan petani.

Setelah pengadaan, pembibitan dan pendataan penerima bibit, selanjutnya bibit akan diserahkan ke petani dan petani langsung melakukan penanaman.

“Program ini akan dilaksanakan dengan sebaik mungkin. Karena merupakan salah satu program unggulan daerah,” pungkasnya.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan