Ritual Ma'aturi Dahar, Tradisi Menjaga Warisan Pusaka Banjar

Inilah Ritual Ma'aturi Dahar. Sumber foto: koranradarkaur.id--
KORANRRADARKAUR.ID – Salah satu tradisi penting yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Banjar adalah Ritual Ma'aturi Dahar.
Ritual ini merupakan upacara yang sudah berlangsung sejak zaman Sultan Suriansyah, raja pertama Kesultanan Banjar yang memerintah pada sekitar tahun 1500-1540-an.
Hingga kini, Ritual Ma'aturi Dahar masih dijaga dan dilaksanakan oleh masyarakat Banjar sebagai cara untuk merawat dan membersihkan pusaka-pusaka peninggalan kesultanan serta benda-benda bersejarah milik Komunitas Budaya Banjar.
Ma'aturi Dahar, yang berarti "bersantap bersama," lebih dari sekadar sebuah acara makan. Ritual ini merupakan upacara pembersihan, perawatan, dan pemeliharaan pusaka-pusaka yang memiliki nilai sejarah tinggi.
BACA JUGA:Misteri Khodam Pengasihan: Kekuatan Spiritual untuk Menarik Simpati
Pusaka-pusaka yang dimaksud meliputi benda-benda bersejarah seperti keris, tombak, payung kerajaan, hingga berbagai jenis perhiasan yang memiliki nilai penting dalam sejarah Kesultanan Banjar.
Ritual ini biasanya diselenggarakan secara berkala oleh keluarga atau kelompok masyarakat Banjar yang memiliki kaitan langsung dengan pusaka-pusaka tersebut.
Para tetua adat serta anggota keluarga yang berkepentingan akan berkumpul dalam sebuah acara khusus di mana pusaka-pusaka tersebut dikeluarkan, dibersihkan, dan dirawat dengan penuh kehormatan.
Dalam prosesnya, pusaka-pusaka ini akan diberikan perawatan khusus, seperti dibersihkan dengan kain khusus dan diberi sesajian sebagai simbol penghormatan.
BACA JUGA:Inilah Ritual Khusus Atlet Voli Cantik Yolla Yuliana Sebelum Tanding, Ada yang Bikin Kaget!
Menurut para ahli sejarah, Ritual Ma'aturi Dahar tidak hanya sekadar ritual pembersihan pusaka, melainkan juga merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Banjar terhadap warisan budaya dan sejarah mereka.
Ritual ini adalah wujud dari penghargaan yang mendalam terhadap para leluhur yang telah membangun dan mempertahankan Kesultanan Banjar sebagai sebuah kerajaan yang berpengaruh di masa lalu.
Selain itu, ritual ini juga memiliki makna penting dalam konteks spiritual dan sosial masyarakat Banjar.
Pembersihan dan perawatan pusaka-pusaka yang dilakukan dalam Ritual Ma'aturi Dahar dipercaya dapat menjaga keharmonisan dan kesejahteraan masyarakat.