Jembatan Penghubung Jebol, Warga Dua Desa Gotong Royong Perbaiki
Warga Desa Sinar Mulya dan Desa Arga Mulya Kecamatan Maje melakukan perbaikan jembatan penghubung jebol, RBu 9 Juli 2025-Sumber Foto: REGA/RKa-
MAJE – Jembatan penghubung antara Desa Sinar Mulya dan Desa Arga Mulya Kecamatan Maje jebol. Akibat tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas. Kerusakan ini menghambat aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.
Sebagai bentuk kepedulian dan inisiatif bersama, warga dari kedua desa tersebut. Melakukan kegiatan gotong royong (Goro) memperbaiki jembatan tersebut, pada Rabu 9 Juli 2025. Jembatan yang memiliki panjang sekitar 3 meter dan lebar 4 meter itu diperbaiki dengan menggunakan material seadanya. Bagian tiang penyangga lantai jembatan yang telah lapuk diganti dengan kayu balok dan papan baru sebagai lantai jembatan.
Kades Sinar Mulya Kecamatan Maje, Saniyah menjelaskan, perbaikan jembatan ini dilakukan secara swadaya, dengan memanfaatkan material yang tersedia di sekitar desa. Menurutnya, kerusakan ini terjadi karena jembatan tersebut sudah berusia tua dan tidak mampu menahan beban kendaraan yang sering melintas.
BACA JUGA:Jembatan Tanjung Aur Rampung, Begini Dampak yang Didapatkan
BACA JUGA:Agustus 2025, Bupati Bengkulu Selatan Pastikan 50 Titik Jembatan Akan Diperbaiki, Cek Lokasinya
“Jembatan ini sudah lama dibangun dan memang kondisinya mulai rapuh. Ketika ada kendaraan yang melintas, lantainya tidak sanggup menahan sehingga akhirnya jebol,” jelas Saniyah.
Dalam proses perbaikan, warga juga dibantu oleh Bhabinkamtibmas dari Polsek Maje serta Babinsa Koramil 408-04 Kaur Selatan. Meski perbaikan hanya menggunakan material seadanya, seluruh pihak yang terlibat terlihat antusias dan kompak menjalankan aksi sosial tersebut.
“Kami mengapresiasi peran serta bapak Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini. Ini menunjukkan aparat betul-betul hadir dan tanggap di tengah kesulitan masyarakat,” tambah Saniyah.
BACA JUGA:Dibangun Tahun 80-an, Jembatan Gantung di Tungkal 1 Bengkulu Selatan Rusak Parah
BACA JUGA:Perbaikan Jembatan Penghubung Desa Tanjung Aur - Linau Ditunda, Goro Dijadwalkan Ulang
Lebih lanjut, Saniyah menyampaikan, berencana akan mengusulkan pembangunan jembatan permanen kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kaur. Hal ini mengingat jalan yang dilalui jembatan merupakan jalan kabupaten, sehingga menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Namun, jika nantinya penggunaan Dana Desa (DD) untuk perbaikan jembatan tidak menyalahi aturan dan mendapatkan persetujuan masyarakat. Pemerintah desa menyatakan kesiapannya untuk memperbaiki jembatan dengan menggunakan dana tersebut.
“Kami bersedia memperbaiki jembatan ini menggunakan Dana Desa. Namun karena ini merupakan jalan kabupaten, maka kami akan terlebih dahulu mengusulkan perbaikannya ke PUPR. Tapi jika secara regulasi memungkinkan dan masyarakat sepakat, kami siap melanjutkan perbaikan ini,” pungkasnya. *