Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Wuling Air EV, Mobil Listrik Pertama di Indonesia
Berikut kelebihan dan kekurangan mobil listrik Wuling Air EV. Sumber foto: koranradarkaur.id--
Pemilik Air EV cukup mengantongi remote mobilnya di saku, kemudian memencet tombol hitam di gagang pintu, lalu tarik gagang pintunya.
2. Hill Hold Control
Fitur Hill Hold Control sangat berguna bagi pengguna yang sering melewati jalan tanjakan ataupun turunan.
BACA JUGA:Jadi Mobil Listrik Pertama di Indonesia, Mari Lihat Spesifikasi Wuling Air EV
Dengan adanya fitur ini, pengguna Air EV tidak perlu khawatir mobilnya merosot saat sedang berhenti di jalan tersebut.
Untuk menggunakan fitur Hill Hold Control, pengguna harus mengaktifkan Automatic Vehicle Holding terlebih dahulu di mana tombolnya berada di konsol tengah, tepatnya di belakang tombol rem parkir elektrik.
3. WIND dan IoV
Meski murah, Air EV telah disematkan fitur WIND dan IoV yang canggih. Seperti diketahui sebelumnya, IoV memudahkan pengguna untuk mengoperasikan mobilnya lewat smartphone.
Untuk WIND, pengguna dapat mengatur fitur-fitur di mobilnya lewat perintah suara Bahasa Indonesia.
BACA JUGA:Dinobatkan Mobil Penumpang Terbaik, Yuk Kenali Spesifikasi Wuling Almaz
Untuk mengaktifkan fitur ini, Carmudian hanya perlu menekan tombol voice command di sisi kiri setir kemudi, lalu ucapkan “Halo Wuling”.
Kekurangan
Selain memiliki sejumlah kelebihan. Ternyata Wuling Air EV juga punya kekurangan.
Pihak pengembang menyebut salah satu produk terbaiknya itu hanya memiliki satu kekurangan. Yakni dimensi jok yang kecil. Sehingga mungkin membuat pengendara dan penumpang kurang leluasa.
Air EV diketahui memiliki dimensi jok depan yang terlalu kecil sehingga paha pengguna tidak bisa ditopang dengan baik. Mungkin bagi yang punya postur tubuh di bawah 170 cm, tidak akan bermasalah saat duduk di jok kursi tersebut.