Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Masih Banyak Rumah Nyaris Roboh, DPRD Targetkan Bedah 500 Rumah Warga

Lembaga legislatif daerah kini menargetkan penambahan ratusan unit bantuan rumah layak huni karena masih tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, bahkan masih banyak rumah nyaris roboh. Sumber foto : ROHIDI/RKa--

BENGKULU SELATAN (BS) - Program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kembali menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten BS. Lembaga legislatif daerah itu kini menargetkan penambahan ratusan unit bantuan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini masih tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan, bahkan masih banyak rumah nyaris roboh.

Ketua DPRD BS Juli Hartono menegaskan, kebutuhan masyarakat terhadap hunian layak masih sangat tinggi. Karena itu, DPRD bersama Pemkab BS terus bergerak memperjuangkan tambahan kuota bantuan RTLH dari pemerintah pusat agar semakin banyak warga dapat merasakan manfaat program tersebut.

Menurut Juli, rumah bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menunjang kesehatan, keamanan, hingga kesejahteraan keluarga. Ia menilai masih banyak masyarakat di Bengkulu Selatan yang hidup di rumah rusak, sempit, bahkan sebagian tidak memenuhi standar kelayakan.

“Program bedah rumah ini memang sedang menjadi perhatian pemerintah pusat. Kita ingin Bengkulu Selatan juga mendapatkan tambahan bantuan yang lebih besar supaya masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa terbantu,” ujar Juli Hartono.

BACA JUGA:Ramadan 1446 H, Polres BS Salurkan 60 Paket Bantuan Sosial dan Bedah Rumah Purnawirawan Polri

BACA JUGA:BAZNAS Kaur Verifikasi Rumah Guru Honorer untuk Program Bedah Rumah

Ia mengatakan, di bawah kepemimpinan Bupati BS H. Rifai Tajuddin, S.Ssos pemerintah daerah saat ini aktif melakukan berbagai upaya agar bantuan RTLH terus bertambah setiap tahun. Koordinasi dengan pemerintah pusat hingga anggota DPR RI terus dilakukan guna membuka peluang penambahan kuota bantuan rumah layak huni.

Menurutnya, perjuangan tersebut bukan tanpa alasan. Banyak warga di pelosok desa maupun kawasan padat penduduk yang masih tinggal di rumah dengan atap bocor, dinding rapuh, hingga lantai yang belum layak. Kondisi itu dinilai perlu segera mendapatkan perhatian agar masyarakat dapat hidup lebih nyaman dan sehat.

“Yang paling penting bantuan ini tepat sasaran. Kita ingin masyarakat yang memang benar-benar tidak mampu bisa menikmati rumah yang layak, aman, dan nyaman untuk keluarganya,” katanya.

DPRD BS pun memastikan siap mengawal penuh program tersebut, mulai dari proses pengusulan hingga realisasi bantuan di lapangan. Bahkan, Juli mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi langsung dengan Anggota DPR RI Komisi V Dapil Bengkulu, Erna Sari Dewi, guna memperkuat perjuangan penambahan bantuan RTLH untuk BS.

Langkah itu dilakukan agar BS memperoleh perhatian lebih besar dari pemerintah pusat, mengingat kebutuhan rumah layak huni di daerah tersebut masih cukup tinggi. DPRD menilai sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan pemerintah pusat menjadi kunci utama agar bantuan bisa terus meningkat.

“Kita dorong semaksimal mungkin. Kalau bisa lebih dari 500 unit tambahan bantuan rumah layak huni untuk Bengkulu Selatan. Kita siap support dan perjuangkan karena memang masih banyak masyarakat yang membutuhkan,” tegas Juli.

Ia optimistis dengan komunikasi yang intens serta dukungan berbagai pihak, Bengkulu Selatan berpeluang mendapatkan tambahan kuota RTLH dalam jumlah besar. Terlebih program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup.

Selain memperbaiki kondisi rumah, program bedah rumah juga diyakini mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat. Rumah yang layak dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan keluarga, kenyamanan anak-anak, hingga meningkatkan semangat masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan