Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Lima Desa Diusulkan, Dua Desa Kaur Bakal Dibangun Program KNMP 2026, Ini Lakasinya!

Desa Wayhawang Kecamatan Maje salah satu desa bakal dibangun program KNMP 2026, Minggu 24 Mei 2026. Sumber foto: REGA/RKa--

BINTUHAN – Upaya Pemerintah Kabupaten Kaur menghadirkan kembali Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai menunjukkan hasil.

Dari lima desa yang diusulkan sebagai calon lokasi pembangunan KNMP tahun 2026, dua desa dipastikan menjadi prioritas pembangunan tahap awal oleh pemerintah pusat, yakni Desa Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan dan Desa Wayhawang Kecamatan Maje.

Kedua desa tersebut kini telah memasuki tahapan akhir verifikasi setelah tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menyelesaikan survei topografi dan pemetaan kawasan pesisir beberapa waktu lalu. Pemerintah daerah optimistis pembangunan fisik dapat dimulai pada akhir Juli atau awal Agustus 2026 mendatang.

Kabid Perikanan Tangkap Kabupaten Kaur, Replan Suhaidi, M.Si mengatakan, progres kesiapan pembangunan KNMP di dua desa tersebut saat ini telah mencapai sekitar 97 persen. Tahapan yang masih berlangsung hanya penyelesaian administrasi akhir dan penyusunan rencana kerja operasional oleh tim Satgas KNMP pusat.

Menurutnya, Desa Pasar Lama dan Wayhawang diprioritaskan karena dinilai memiliki kesiapan lahan serta dokumen pendukung yang lebih lengkap dibanding lokasi lainnya. Sementara tiga desa lain yang ikut diusulkan tetap berpeluang mendapatkan program serupa pada tahap berikutnya.

“Untuk tiga desa lainnya bukan berarti ditolak, melainkan masih menunggu proses lanjutan. Pemerintah daerah tetap akan mengusulkan kembali agar pembangunan KNMP dapat berlanjut pada tahun 2027 mendatang,” ujarnya.

Tiga desa yang masih masuk daftar usulan tersebut yakni Desa Kemang Manis Kecamatan Kaur Tengah, Desa Tanjung Bulan dan Desa Sulauwangi Kecamatan Tanjung Kemuning. Pemerintah daerah menilai seluruh desa pesisir yang diusulkan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan nelayan modern.

Program KNMP sendiri tidak hanya berfokus pada penataan kawasan permukiman nelayan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas sektor perikanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kehadiran fasilitas penunjang yang lebih memadai diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat nelayan.

Selain mendukung sektor perikanan, pembangunan KNMP juga diproyeksikan dapat menciptakan kawasan pesisir yang lebih tertata, bersih, dan memiliki nilai wisata. Pemerintah Kabupaten Kaur berharap program tersebut mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pesisir sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan.

"Pemerintah daerah memastikan akan terus mengawal seluruh proses pembangunan KNMP agar seluruh potensi kelautan di Kabupaten Kaur dapat berkembang maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tutupnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan