Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

BPS Kaur Perkuat Strategi, Teknologi, dan Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Kaur mulai memperkuat persiapan dari berbagai sisi, meliputi strategi, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi lintas lembaga. Sumber foto: koranradarkaur.id--

BINTUHAN – Menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Badan Pusat Statistik (BPS) mulai memperkuat persiapan dari berbagai sisi, meliputi strategi, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi lintas lembaga.

Sensus yang digelar setiap sepuluh tahun ini menjadi instrumen penting untuk memetakan kondisi perekonomian nasional, termasuk perkembangan usaha di seluruh daerah. Di Kabupaten Kaur, persiapan telah dilakukan secara bertahap, melibatkan pemerintah daerah dan pelaku usaha setempat.

Kepala BPS Kaur, Dr. Antoni Pestaria, SE, M.Si menjelaskan, sensus ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam menyediakan data akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi. Dia menegaskan, BPS tidak hanya fokus pada persiapan teknis, tetapi juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, perangkat desa, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menyukseskan pelaksanaan sensus.

“SE2026 akan mengusung pendekatan modern dengan memanfaatkan teknologi digital dalam pendataan. Kami mempersiapkan perangkat yang lebih efisien dan sistem terintegrasi sehingga proses pengolahan data dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan aman,” jelas Antoni.

Meski menggunakan teknologi digital, Antoni menekankan, prinsip kehati-hatian dan validitas data tetap menjadi prioritas utama BPS. Selain itu, kolaborasi menjadi fokus penting. BPS Kaur intensif menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah, perangkat desa, serta organisasi pelaku usaha untuk memastikan seluruh unit usaha dapat terdata dengan baik.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak, mulai pemerintah daerah, perangkat desa, hingga pelaku usaha. Sensus berskala nasional seperti SE2026 tidak bisa berjalan optimal tanpa kerja sama dan kolaborasi yang solid. Partisipasi aktif semua pihak menjadi kunci keberhasilan pendataan ekonomi secara menyeluruh dan akurat," katanya.

BPS juga menyiapkan strategi sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya sensus ekonomi. Sosialisasi dilakukan melalui pertemuan langsung, media lokal, dan platform digital agar informasi lebih mudah dijangkau masyarakat. Antoni berharap SE2026 tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga momentum untuk memperkuat basis data ekonomi Kabupaten Kaur. 

“Data sensus ini akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan jangka panjang. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat sangat kami harapkan,” tutupnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan