Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Pencarian Petani Kopi Hanyut Dihentikan

Pencarian korban di Hilir Sungai Manulla Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal perbatasan Bengkulu - Lampung diberhentikan, aktivitas di Hilir Sungai Manulla sudah sepi, Rabu 12 November 2025-Sumber Foto: REGA/RKa-

NASAL – Pencarian terhadap Ahyar alias Dadang (42), petani kopi asal Pulau Tengah kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) warga Desa Naga Sari Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan, resmi dihentikan mulai Rabu, 12 November 2025.

Pencarian yang dilakukan di Hilir Sungai Manulla kini sudah tidak lagi beraktivitas. Mobil Basarnas Provinsi Bengkulu telah meninggalkan lokasi, begitu pula tim dari Pemerintah Kabupaten Kaur dan Provinsi Lampung.

Sementara itu, di Hulu Sungai Manulla masih terdapat beberapa kerabat dan petani asal Pulau Tengah bersama pihak keluarga korban yang terus memantau situasi.

BACA JUGA:Sepekan Petani Kopi Hanyut di Manulla Belum Juga Ditemukan, Pencarian Terkendala

BACA JUGA:Enam Hari Pencarian Korban Hanyut di Sungai Hulu Manulla Belum Membuahkan Hasil

Warga Desa Tebing Rambutan, Kecamatan Nasal, Yulia Susanti (40) membenarkan, pencarian di hilir sungai telah dihentikan.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil karena korban belum berhasil ditemukan meski pencarian telah dilakukan secara maksimal.

“Iya, Pak. Hari ini mobil Basarnas Bengkulu sudah pulang. Mereka berangkat dari lokasi sekitar pukul 11.00 WIB,” ujarnya.

Yulia menjelaskan, selama proses pencarian, tim menghadapi kendala karena air sungai yang keruh kecokelatan dan arus cukup deras.

BACA JUGA:Tiga Hari Korban Hanyut di Manulla Belum Ditemukan, Ini Cara Pencarian Tim Terkini

BACA JUGA:Warga Ogan Hanyut di Ulu Manulla Saat Mancing Belum Juga Ditemukan

Meski begitu, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari penyisiran menggunakan perahu karet hingga bantuan  kamera terbang (drone,red) untuk memperluas area pencarian hingga ke laut dan daratan.

“Pencarian sudah dilakukan dari hulu ke hilir dan sebaliknya. Bahkan sudah sampai ke laut, tapi korban belum ditemukan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Tebing Rambutan, Janidi Tresno membenarkan, pencarian korban hanyut di Sungai Manulla telah diberhentikan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan