Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

15 Jam Pencarian, Bagaimana Nasib Balita Tenggelam di Bengkulu Selatan?

Sudah lebih dari 15 jam pencarian sejak dilaporkan hilang, dan diduga tenggelam pada, Selasa 21 Oktober 2025 sore.-Sumber foto : IST/RKa-

KORANRADARKAUR.ID - Sudah lebih dari 15 jam pencarian sejak dilaporkan hilang, dan diduga tenggelam pada, Selasa 21 Oktober 2025 sore. Seorang bocah laki-laki berusia 4,5 tahun bernama Elgio, warga Kelurahan Gunung Ayu Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan belum juga ditemukan, Rabu 22 Oktober 2025 pagi.

Balita malang ini diduga tenggelam di kawasan Pantai Padang Burnai Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan, pada Selasa sore. Peristiwa memilukan ini bermula ketika korban ikut kedua orang tuanya ke kebun jagung yang lokasinya tidak jauh dari bibir pantai.

Saat orang tuanya sibuk beraktivitas di kebun, korban diduga berjalan menuju area pantai. Beberapa saat kemudian, keluarga menyadari korban sudah tidak terlihat.

Panik, keluarga bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian di sepanjang garis pantai. Namun hingga sore menjelang malam, keberadaan Elgio belum juga ditemukan, hingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Bengkulu Selatan, Basarnas, TNI-POLRI, dan masyarakat setempat langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat dan laut di sekitar lokasi diduga tenggelam.

Kepala BPBD Bengkulu Selatan, Hen Yeppi, S.Pi, membenarkan, bahwa hingga Rabu pagi korban belum juga ditemukan.

“Pencarian sudah dilakukan sejak sore hingga malam, dan dilanjutkan pagi ini. Tim gabungan masih berupaya keras mencari korban dengan menyisir pantai. Hari ini pencarian mungkin akan dilakukan di perairan menggunakan perahu,” jelas Hen Yeppi.

Menurutnya, kondisi gelombang laut di kawasan Pantai Padang Burnai cukup tinggi, sehingga menyulitkan tim dalam melakukan pencarian malam hari. Meski begitu, semangat petugas dan masyarakat untuk menemukan korban tidak surut.

“Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas dan pihak TNI-POLRI. Semoga dalam pencarian hari ini korban segera ditemukan,” tambahnya.

//Baju dan Celana Korban Ditemukan

Sejak dilaporkan hilang, seluruh tim bergerak cepat melakukan pencarian. Dalam proses pencarian terhadap korban, tim gabungan sempat menemukan beberapa tanda-tanda yang mengarah kepada korban. Tanda pertama, adanya jejak kaki korban di sekitar lokasi korban dikabarkan hilang. Kemudian, tanda kedua tim diketahui menemukan adanya baju dan celana korban di sekitar lokasi.

//Kronologis Kejadian

Sebelumnya, peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Informasi pertama kali diterima oleh Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Bengkulu Selatan. Setelah mendapat laporan dari seorang warga bernama, Guslaini (40) petani asal Gunung Ayu yang juga menjadi saksi sekaligus pelapor kejadian.

Menurut laporan resmi BPBD, awalnya korban ikut orang tuanya ke kebun untuk memanen jagung. Saat orang tua tengah beristirahat dan makan siang, bocah tersebut tiba-tiba tidak terlihat di sekitar lokasi. Panik, keluarga dan warga sekitar langsung melakukan pencarian di area kebun dan ke arah pantai terdekat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan