Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

4 Hari Lumpuh Total, Manna-Pagar Alam Kembali Lancar, Perputaran Ekonomi Rugi Puluhan Miliar

Setelah 4 hari lumpuh total, jalur lintas Manna menuju Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali lancar, Jumat 19 September 2025 sore. -Sumber Foto: ROHIDI/RKa-

KORANRADARKAUR.ID - Setelah 4 hari lumpuh total, jalur lintas Manna menuju Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali lancar, Jumat 19 September 2025 sore. Saat ini, kendaraan roda dua dan roda empat dari dua arah sudah bisa lagi melintas di jalur tersebut. Hal itu setelah proses evakuasi material tanah longsor yang menutupi badan jalan telah selesai dibersihkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Selatan Hen Yepi, S.Pi saat dikonfirmasi wartawan Radar Kaur (RKa) membenarkan hal tersebut. Hen memastikan meskipun proses evakuasi belum sepenuhnya tuntas 100 persen tuntas. Namun, saat ini kendaraan dari dua arah sudah kembali bisa melewati bekas tumpukan material longsor.

"Ya, info terkait penanganan longsor di Desa Kayu Ajaran, alhamdulillah sudah bisa dilewati kendaraan roda 2 dan roda 4," kata Hen Yepi.

BACA JUGA:Alat Berat Rusak, Evakuasi Material Longsor di Jalur Manna-Pagar Alam Butuh Waktu 3 Hari Lagi

BACA JUGA:Evakuasi Longsor Diprediksi Selesai Kamis, Begini Kondisi Terkini Jalur Manna-Pagar Alam

Kendati demikian, akibat cuaca yang terus turun hujan ditambah bekas tanah yang masih banyak di tengah jalan. Sehingga, kondisi jalan masih sangat licin. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar masyarakat yang ingin melintas di jalur Manna-Pagar Alam tetap mengutamakan kewaspadaan.

"Kami imbau untuk masyarakat agar berhati-hati. Karena, kondisi jalan yang licin," imbuhnya.

Perputaran Ekonomi Rugi Puluhan Miliar

Seperti diketahui, akibat jalur lintas Manna menuju Pagar Alam lumpuh total hingga 4 hari berdampak fatal dengan ikut lumpuhnya perputaran ekonomi masyarakat. Bahkan, jika ditotalkam kerugian perputaran ekonomi masyarakat mencapai puluhan miliar.

BACA JUGA:Hujan, Puluhan Rumah Terendam Banjir, 12 Titik Longsor, Manna-Pagar Alam Lumpuh, Hingga Gagal Panen

BACA JUGA:BREAKING NEWS! Jalur Manna-Pagar Alam Masih Lumpuh, Jenazah Asal Kaur Dipikul

Kepala BPBD mengakui, dampak longsor tidak hanya terjadi bagi lingkungan dan kelancaran akses masyarakat. Namun, ada hal yang paling krusial yang terjadi yaitu dampak perputaran ekonomi. Sebab, tertutupnya jalan tersebut membuat koneksi ekonomi Bengkulu Selatan ke Sumsel terputus total. Jika dihitung, kerugian ekonomi mencapai puluhan miliar rupiah.

"Ini memang longsor terbesar setelah dua tahun lalu, oleh karena itu kami berharap masyarakat agar sama-sama bersabar," pesannya.

Sekolah Sempat Diliburkan

Lumpuh akses jalan akibat tertimbun material longsor juga sangat berdampak bagi masyarakat yang ada di Desa Air Tenam Kecamatan Ulu Manna. Bahkan, desa paling hujung Kabupaten Bengkulu Selatan ini paling terdampak bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Kayu Ajaran Kecamatan Ulu Manna.

Siswa yang berasal dari desa tersebut terpaksa libur beberapa hari, aktifitas warga pun menjadi terhambat. Pasalnya jalan lintas Manna menuju Kota Pagar Alam merupakan akses satu-satunya yang biasa dilintasi warga Desa Air Tenam untuk pergi ke arah Kota Manna ataupun sebaliknya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan