KHI Edukasi Siswa Bengkulu Tentang Energi Bersih
Penyerahan komitmen energi bersih dari KHI ke Siswa SMA 8 Kota Bengkulu, Jumat 05 September 2025,-Sumber Foto: SAPRIAN/RKa-
BENGKULU - Kanopi Hijau Indonesia (KHI) melalui Program Sekolah Energi Bersih (SEB) mengedukasi 600 siswa dan ratusan guru di SMA Negeri 8 Kota Bengkulu, Jumat 05 September 2025.
Program ini memberi pemahaman kepada pelajar SMP dan SMA mengenai bahaya energi kotor berbasis batubara, yang disebut dapat menyebabkan 7 juta kematian dini akibat polusi serta merampas ruang hidup masyarakat.
Direktur Program Kanopi Hijau Indonesia Suarli mengatakan, program Sekolah Energi Bersih ini berangkat dari kenyataan bahwa krisis iklim kini menjadi ancaman yang nyata bagi dunia terutama di Provinsi Bengkulu tempat penghasil Batu Bara. Peningkatan suhu bumi dan perubahan pola cuaca serta kerusakan ekosistem merupakan dampak serius dari tingginya penggunaan energi kotor.
BACA JUGA:Belajar Sambil Bermain! Ada 10 Game Edukasi yang Cocok untuk Anak - Anak
BACA JUGA:Edukasi Gerakan Hidup Sehat, Simak Kegiatan SMPN 19 Kaur
"Kondisi ini memperlihatkan bahwa ketergantungan terhadap enegi kotor tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga mengancam kesehatan dan keberlangsungan hidup," kata Suarli di sela-sela roadshow Sekolah Energi Bersih di SMA Negeri 8 Kota Bengkulu.
Lebih lanjut, Suarli menilai dibutuhkan langkah strategis berupa peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda tentang bahaya penggunaan energi kotor dan dampaknya.
"Melalui sekolah enegi bersih ini diharapkan generasi muda dapat memahami urgensi transisi energi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Edukasi yang di berikan menjadikan modal penting sebagai agen perubahan dalam menyuarakan serta menggerakan aksi nyata di lingkungan sekitar,” ujar Suarli.
BACA JUGA:Edukasi Gerakan Hidup Sehat, Begini Langkah SDIT Darul Ulum
BACA JUGA:Edukasi Gerakan Hidup Sehat di Sekolah, Agendakan Makan Buah Bersama
Pada kesempatan yang sama, Nauren Zakia Mukti, siswa dari kelas XI IPA, mengatakan, agar Sekolah Energi Bersih terus berlanjut memberikan edusi kepada masyarakat, mngingat pentingnya menjaga lingkungan.
"Sangat mengedukasi, tidak hanya mengenai energi bersih saja. Tetapi juga terdapat beberapa game yang mengajarakan arti kebersamaan terutama dalam menjaga lingkungan," ucap Nauren.
Selain belajar bersama, siswa-siswi SMA Negeri 8 Kota Bengkulu juga terlibat berdonasi dan berkampanye menyuarakan pentingnya transisi energi.
Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Kota Bengkulu, Elvina Faisal, M. Pd., mengatakan, kegiatan Kanopi Hijau Indonesia ini sejalan dengan harapan sekolahnya.