Perubahan Data, Jumlah Penerima Bansos di Bengkulu Selatan Tembus 31.702 KPM
Jumlah penerima bantuan sosial (Bansos) di BS kini tembus 31.702 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sumber foto : koranradarkaur.id--
BENGKULU SELATAN (BS) - Dampak perubahan data yang dilakukan oleh pemerintah pusat yaitu, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Jumlah penerima bantuan sosial (Bansos) di BS kini tembus 31.702 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Jumlah tersebut, sangat jauh bertambah dari jumlah penerima bansos sebelumnya.
Berdasarkan data yang ada di Dinas Sosial (Dinsos) BS jumlah penerima bansos di BS tercatat mengalami peningkatan pada periode April hingga Juni 2025.
BACA JUGA:Ingin Gunakan AC di Ruang Industri, Jangan Bingung, Jenis Ini Direkomendasi Juaranya!
Bahkan, saat imi total penerima bansos mencapai 31.702 KPM.
Jumlah tersebut bertambah hingga belasan ribu KPM jika dibandingkan dengan jumlah penerima bansos sebelum perubahan data.
Kadis Sosial BS Efredy Gunawan, S.STP, MM melalui Kabid Penanganan Fakir Miskin Syariar mengakui, jika memang ada terjadi perubahan jumlah penerima bansos setelah adanya perubahan data dari DTKS ke DTSEN.
Tidak main-main, jika dibandingkan dengan jumlah penerima bansos sebelumnya, ada selisih belasan ribu KPM.
BACA JUGA:Rahasia Kulkas Toshiba yang Selalu Hemat Energi dan Tetap Dingin
Jumlah tersebut bersumber dari dua bansos yaitu, Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Langsung Non Tunai (BPNT).
"Ya betul, setelah ada perubahan data penerima bansos PKH dan BPNT, kini jumlah penerima bansos di Bengkulu Selatan tembus 31.702 KPM. Padahal, sebelumnya jumlah penerima bansos ini tidak sampai 20 ribu KPM," kata Kabid.
Syariar menjelaskan, beberapa hari lalu pihaknya telah melakukan rakor sosialisasi terkait aplikasi terbaru DTSEN ini.
Namun, setelah digunakan penerima bansos semakin bertambah dari angka sebelumnya.