Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kaur Dimulai Bulan Ini, Simak Lokasinya

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu, Syafriandi saat menjelaskan tentang pembangunan kampung nelayan Merah Putih, kamis 06 Agustus 2025.-Sumber foto: koranradarkaur.id-

BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) memastikan segera memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di tiga wilayah pesisir, yakni Kabupaten Kaur, Kabupaten Bengkulu Utara (Pulau Enggano), dan Kabupaten Seluma.

Program ini merupakan bagian dari alokasi anggaran sebesar Rp75 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

Alokasi anggaran ini disampaikan langsung oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono saat menerima kunjungan dan audiensi Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, beberapa waktu lalu di Jakarta.

BACA JUGA:Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih PSN Presiden, Begini Langkah Pemda Kaur

BACA JUGA:Kaur Dapat Program Pembangunan Kampung Nelayan dari KKP RI, Bakal Terima Dana Segini

Dalam pertemuan tersebut, Bengkulu menjadi salah satu provinsi prioritas nasional untuk pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih.

Mengenai pembangunan kampung nelayan Merah Putih tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu, Syafriandi, menyampaikan bahwa persiapan teknis tengah dipercepat. Ia menegaskan bahwa pengerjaan akan dimulai pada bulan ini.

“Ya, Kampung Nelayan Merah Putih ini memang menjadi prioritas secara nasional. Untuk Bengkulu sendiri, kita dapat tiga lokasi, yaitu di Kabupaten Kaur (Merpas), Pulau Enggano (Bengkulu Utara), dan Kabupaten Seluma,” ujar Syafriandi, Kamis 07 Agustus 2025.

BACA JUGA:Desa Merpas dapat Bantuan Program Kampung Nelayan Merah Putih dari KKP RI

BACA JUGA:Tiga Desa Kampung Nelayan di Kaur Akan Terima Bantuan, Segini Total Dananya

Lebih lanjut, Menurut Syafriandi, alokasi dana dari menteri KKP sebesar Rp75 miliar akan dibagi rata untuk tiga wilayah.

Masing-masing daerah menerima Rp25 miliar. Sedangkan pembangunan menurut dia mencakup berbagai fasilitas penting seperti tambak, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), dan pabrik es, yang menjadi penopang utama aktivitas ekonomi nelayan.

“Untuk Kabupaten Kaur sendiri, pembangunan akan dimulai bulan ini. Titiknya di Merpas. Sekarang sedang disusun skala prioritas, apakah dimulai dari tambak, TPI, atau pabrik es, tapi targetnya selesai dalam waktu 4 bulan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk wilayah Pulau Enggano, pembangunan akan dimulai terlebih dahulu karena kawasan ini telah masuk dalam Instruksi Presiden (Inpres) tentang Percepatan Pembangunan Enggano.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan