WASPADA! Beruang Madu Sumatera di Kawasan Kebun Desa Penyandingan
Cakaran Beruang Madu di kayu Sendilau Nasi di kawasan kebun masyarakat di Mukah Desa Penyandingan Kecamatan Maje, Minggu 3 Agustus 2025. Sumber foto: REGA/RKa--
MAJE – Beruang Madu Sumatera (Helarctos Malayanus) berkeliaran di kawasan kebun masyarakat di Mukah Desa Penyandingan Kecamatan Maje Kabupaten Kaur.
Ini diketahui setelah Haris (28) petani warga Bakal Makmur secara tidak sengaja menemukan jejak dan sarang beruang saat hendak membuka lahan bersama rekannya warga Desa Parda Suka.
Saat itu, Haris (27) tengah membersihkan lahannya di kawasan kebun Mukah pada Minggu 3 Juli 2025 sekira pukul 13.30 WIB. Saat bekerja dia melihat bekas cakaran besar pada batang pohon Sendilau Nasi di tengah semak belukar.
Penasaran dengan temuan itu, Haris mencoba melihat ke bagian atas pohon dan menemukan sebuah sarang yang tersusun rapi dari dahan-dahan kayu. Sarang tersebut berada pada ketinggian sekitar 10 meter dari permukaan tanah.
“Dahannya disusun kuat dan rapi. Di bawahnya ada bekas cakaran dan patahan ranting, jadi kami makin yakin itu sarang beruang madu. Perkiraan saya sarang itu baru dibuat sekitar 1 bulan yang lalu,” tambahnya.
Karena khawatir lanjut Haris, terhadap potensi bahaya bagi dirinya dan warga lain yang sering beraktivitas di kawasan tersebut.
Dia memutuskan untuk menebang pohon sendilau nasi yang diduga menjadi tempat sarang beruang tersebut. Dia mengaku, tidak berniat menyakiti hewan tersebut, hanya berupaya menghindari kemungkinan konflik.
“Kami tidak mau ada korban. Jadi lebih baik pohonnya kami tebang. Tapi kami simpan bekas cakaran dalam bentuk dokumentasi sebagai bukti ,” ungkapnya.
Haris berharap, kepada petani di kawasan Mukah dan sekitarnya. Untuk selalu berhati-hati, jika ingin ke kebun atau membuka lahan. Dia menyarankan untuk memperhatikan diarea sekitar dan disarankan untuk membuat api unggun, untuk mengusir hewan buas.
"Saran saya setiap ke kebun usahakan menghidupkan api kecil, sebagai tanda ada kehidupan. Selain itu menghidupkan api unggun salah satu cara mengusir hewan buas juga," terangnya.
Sebagai informasi, beruang madu sumatera merupakan salah satu satwa dilindungi di Indonesia dan termasuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).
Populasinya terus menyusut karena kehilangan habitat dan konflik dengan manusia, membuat keberadaannya di alam liar semakin langka.