Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Genjot Peningkatan Kinerja dan Profesional ASN, Pemprov Bengkulu Lakukan Tes di Dua OPD

PJ. Sekdaprov Herwan buka Tes Pemahaman Tugas dan Fungsi ASN pada Dinas Kesehatan dan Biro Umum, Rabu 08 Juli 2025.-Sumber foto: Koranradarkaur.id-

BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menggenjot peningkatan kinerja dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pelaksanaan Tes Pemahaman Tugas dan Fungsi ASN pada Dinas Kesehatan dan Biro Umum, dimana kegiatan ini digelar di Halaman UPTD Pelatihan Kesehatan dan Gedung Pola Kantor Gubernur Bengkulu pada 09 Juli 2025.

Dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan kegiatan bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pemahaman ASN terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka sebagai abdi negara.

“Melalui uji kompetensi ini, kita ingin menemukan sosok yang tidak hanya tepat untuk jabatan tertentu, tetapi juga mampu bekerja secara kolaboratif dalam tim. Tujuannya adalah membangun organisasi pemerintahan yang efektif dan responsif,” ujarnya.

BACA JUGA:Sekdaprov Wajibkan OPD Meriahkan Festival Tabut, Pejabat Penting Buat Satu Tabut

BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Dorong OPD Tingkatkan Pelayanan, Jangan Terpaku Kesalahan Masa Lalu

Lebih lanjut Herwan  menekankan pentingnya evaluasi terhadap kompetensi ASN melalui mekanisme ujian dimana ASN provinsi Bengkulu diharapkan tidak salah dalam tugasnya.

“Ujian kompetensi adalah salah satu cara untuk melakukan evaluasi terhadap pemahaman ASN mengenai tugas pokok dan fungsi mereka,” ujar Sekdaprov.

Ia juga menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

BACA JUGA:Pasca Perubahan Nomenklatur Pemprov Bengkulu, RSUD M Yunus di Bawah Dinkes, Pimpinan di 3 OPD Kosong

BACA JUGA:Bahas TPP TA 2025, OPD Ini Jadi Sorotan

“Untuk menjadi ASN yang baik, kita harus menanamkan dalam diri kedisiplinan yang tinggi,” tambahnya.

Herwan berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kinerja ASN Dinas Kesehatan dalam menjalankan tupoksi secara optimal.

“Dengan adanya evaluasi kompetensi ini, diharapkan ASN Dinas Kesehatan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam menjalankan tugas, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tutupnya.

Pada kesempatan itu juga, staf Subbagian Umum, Keuangan, dan Kepegawaian, Heru, menyampaikan bahwa jumlah peserta ujian kompetensi sebanyak 302 orang. Mereka dibagi ke dalam tiga ruangan dalam satu sesi dan mengerjakan 100 soal dalam waktu 90 menit.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan