Dinilai Kinerja Terbaik, Desa Durian Sebatang Terima Reward Rp 200 Juta, Patut Jadi Contoh
Desa Durian Sebatang terima reward karena dinilai memiliki kinerja terbaik dalam pengelolaan DD. Sumber foto : ROHIDI/RKa--
BENGKULU SELATAN (BS) - Karena dinilai memiliki kinerja terbaik dalam pengelolaan Dana Desa (DD), Desa Durian Sebatang Kecamatan Kedurang menerima reward dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.
Menariknya, reward yang diberikan tersebut berupa penambahan anggaran DD sebesar Rp 200 juta. Dana tambahan ini langsung digelontorkan pemerintah pusat ke rekening desa.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun wartawan Radar Kaur (RKa), pada tahun anggaran 2025 ini setidaknya dari 142 desa dan 16 kelurahan di BS, hanya ada 21 desa yang mendapatkan reward tersebut.
BACA JUGA:Bengkulu Raih UHC Reward 2024, Gubernur Bengkulu Sampaikan Ini
Menariknya, dari 21 desa tersebut ada dua diantaranya desa di wilayah Kecamatan Kedurang. Kedua desa tersebut yaitu, Desa Durian Sebatang dan Desa Bantu Ampar Kecamatan Kedurang.
Kades Durian Sebatang Kecamatan Kedurang Ipianto saat dikonfirmasi RKa membenarkan, jika memang desanya jadi salah satu desa yang mendapatkan reward dari pemerintah pusat tersebut.
Kades juga mengakui, jika memang se Kecamatan Kedurang hanya dua desa yang menerima reward tersebut. Tentunya, ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah desa dan juga masyarakat.
BACA JUGA:Kata Siapa Self Reward Bikin Boros Keuangan? Yuk Terapkan Tipsnya Ini!
"Ya benar, Desa Durian Sebatang jadi salah satu dari dua desa di Kecamatan Kedurang yang mendapat dana reward Rp 200 juta," kata Kades.
Ipianto mengaku, dengan adanya tambahan dana dari pemerintah pusat ini, tentu sangat bermanfaat untuk memaksimalkan pembangunan yang ada di desanya.
Bagaimana tidak, dengan dana Rp 200 juta tersebut tentu sudah bisa digunakan untuk bangunan fisik yang ada di desa. Oleh karena itu, ini tentu harus menjadi contoh dan motivasi bagi desa lain.
"Khusus di Durian Sebatang, dana reward sesuai kesepakatan bersama masyarakat akan digunakan untuk penambahan anggaran pembangunan rabat beton," jelas Kades.
Total Rp 4,2 Miliar
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten BS Nuzmanto M. Adil, ST melalui PPTK DD dan ADD Ujang Ali, S.Sos juga membenarkan, ada 21 desa di Kabupaten BS yang terima reward.