Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

CATL Kembangkan Baterai Generasi Super Cepat, 520 Km dalam 5 Menit

CATL Kembangkan Baterai Generasi Super Cepat pengisi 5 Menit untuk 520 KM-sumber foto: Koranradarkaur.id-

koranradarkaur.id - Produsen baterai ternama asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) meluncurkan generasi kedua baterai supercepat Shenxing, yang kini mampu menambah jarak tempuh hingga 520 kilometer hanya dalam lima menit pengisian daya.

Untuk diketahui, Baterai Shenxing terbaru ini dirancang untuk mendefinisikan ulang kecepatan pengisian daya kendaraan listrik. Dengan kapasitas tempuh mencapai 800 kilometer, baterai ini memiliki kecepatan pengisian puncak mendekati 12C, serta daya maksimum pengisian melebihi 1,3 megawatt. 

Dalam praktiknya, teknologi ini memungkinkan pengemudi menambahkan sekitar 2,5 kilometer jarak per detik saat mengisi di stasiun pengisian daya tingkat megawatt yang kompatibel.

Tak hanya soal kecepatan, dilansir dari media CarNewsChina, baterai ini juga menunjukkan keandalan luar biasa di suhu ekstrem. Dalam kondisi dingin hingga -10°C, pengisian dari 5% ke 80% hanya memerlukan 15 menit. Bahkan saat kapasitas hampir habis, baterai tetap mampu menyuplai daya hingga 830 kilowatt atau setara dengan lebih dari 1.100 tenaga kuda (hp).

Kemajuan ini merupakan lompatan besar dari teknologi sebelumnya. Sebagai perbandingan, versi pertama Shenxing yang diluncurkan pada tahun 2023 menawarkan pengisian supercepat 4C dan jangkauan 400 kilometer dalam 10 menit.

BACA JUGA:Indomobil Tambah Mobil China di Tanah Air, Changan Automobile

BACA JUGA:Stigma Buruk Mobil China di Pasaran Indonesia, Apakah Sepenuhnya Benar?

Selain Shenxing, CATL juga memperkenalkan pencapaian lainnya baterai tenaga ion natrium yang dijadwalkan memasuki tahap produksi massal pada Desember 2025. Baterai ini menjadi solusi alternatif untuk kendaraan listrik, khususnya dalam kondisi iklim ekstrem di mana baterai lithium-ion sering menunjukkan performa kurang optimal.

Selain itu, dengan kepadatan energi mencapai 175 Wh/kg, baterai ini mampu membawa kendaraan listrik murni menempuh jarak hingga 500 kilometer, dan kendaraan hybrid melaju lebih dari 200 kilometer dalam mode listrik penuh. Baterai ini mendukung pengisian supercepat 5C dan dirancang untuk siklus hidup mencapai 10.000 kali pengisian daya.

CATL juga menekankan aspek keselamatan teknologi. Dalam berbagai uji ekstrem mulai dari penekanan dari berbagai arah, penetrasi dengan jarum dan bor listrik, hingga pemotongan menggunakan gergaji  baterai tetap aman tanpa memicu api atau ledakan.

Namun keunggulan paling mencolok dari baterai ion natrium ini adalah kemampuannya dalam cuaca dingin. Dalam pengujian, baterai mampu diisi dari 30% ke 80% dalam waktu 30 menit pada suhu ekstrem -30°C, sambil mempertahankan hingga 93% kapasitas yang dapat digunakan.

Lebih mengesankan lagi, dalam kondisi -40°C dan tingkat daya 0%, kendaraan masih mampu melaju di jalan tol dengan kecepatan 120 km/jam, menandai sebuah pencapaian luar biasa dalam dunia baterai kendaraan listrik.

Dengan dua teknologi ini, CATL bukan hanya menetapkan standar baru dalam efisiensi dan kecepatan pengisian daya, tetapi juga memperluas batasan performa baterai di lingkungan ekstrem. Inovasi ini mempertegas posisi CATL sebagai pemimpin dalam transformasi global menuju mobilitas listrik masa depan. *

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan