Ciri Khas Suku Ambon dengan Baju Cele, Ini Penjelasannya
Ciri khas Suku Ambon di Maluku-sumber foto: Koranradarkaur.id-
koranradarkaur.id – Ada ciri khas Suku Ambon dengan baju cele, baju ini dimanfaatkan untuk bermacam kegiatan acara penting.
Suku Ambon merupakan kelompok etnis terbesar di Provinsi Maluku dengan ciri khas menggunakan bagu cele yang anggun dan mempesona dalam kegiatan acara.
Sudah menjadi suatu ciri khas mengenakan baju cele pakaian tradisional dengan mendominasi warna merah dan putih dengan garis geometris yang digunakan saat acara besar di Maluku.
Suku Ambon berasal dari Pulau Ambon yang tinggal di wilayah-wilayah lain di Maluku seperti, Saparua, Seram, Nusalaut, Haruku dan Ambalau dengan baju tradisionalnya yang terkenal.
Ciri khas tersendiri tersebut membuat Suku ini mudah dikenal dengan memiliki kulit gelap, rambut ikal serta kerangka tulang besar dan kuat pula.
Suku Ambon dengan baju cele sebagai ciri khasnya merupakan Suku yang sudah menyebar diberbagai daerah memiliki bahasa melayu Ambon dan bahasa tanah Ambon, seperti asilulu, hitu, laha dan soya serta tulehu.
BACA JUGA:Tradisi Unik Suku Kerinci dengan Jalin Hubungan Baik dengan Roh Nenek Moyang juga Makhluk Ghaib
BACA JUGA:Suku Bali Aga Tinggal Jauh dari Peradaban Modern, Tapi Ramai Wisatawan Berkunjung
Dikutip dari laman Indonesiacivil.com, Suku Ambon mayoritas beragama Kristen Protestan dan Islam dengan mata pencariannya adalah berdagang, nelayan dan membudidayakan tanaman yang dapat memenuhi kebutuhannya.
Makanan khas Suku Ambon ada papeda, talam sagu bakar yang enak dan lezat dan bahkan makanan ciri khasnya ini banyak dijual di daerah lain dan sangat banyak yang hobi makan papeda.
Suku ini juga mempunyai rumah adat Baileo dengan budaya yang sangat ramah, sopan dan juga senang bernyanyi, Suku yang sudah menyebar ini sangtalah baik dan sangat menghargai orang lain.
Suku yang paling berpengaruh di antara suku-suku Maluku lainnya mulai melebarkan ketika masa penjajahan Portugis masa lalu, Suku ini ada di Papua, Jakarta, dan Jawa Barat dan sebagian dari mereka juga menetap di Belanda.
Suku campuran Austronesia dan Melanesia menggunakan bahasa sehari-hari menggunakan bahasa Ambon merupakan dialek dari bahasa Melayu.
Suku dari Kepulauan Maluku, Indonesia memiliki sejarah dan budaya yang kaya serta berperan penting dalam kehidupan sosial dan budaya dengan pakaian tradisional baju celenya. *