Tradisi Lebaran Idul Fitri Betawi, Tukar Rantang Sampai Makan Ketupat

Beragam tradisi lebaran Idul Fitri Betawi yang membuat masyarakatnya senang dan gembira.-Sumber foto : koranradarkaur.id-
Adapun rantang diisi dengan makanan seperti opor, kari ayam, ketupat ketan, dodol dan makanan khas Betawi yang enak.
Setelah diberikan maka, penerima rantang mengembalikan rantang tersebut dengan masakannya sendiri.
2. Kebo Andilan
Tradisi yang masih tetap dilestarikan ini seperti melakukan arisan atau urunan membeli kerbau di tiap awal bulan Ramadan untuk digembalakan.
Kerbau akan disembelih dan disantap bersama-sama sehari atau dua hari sebelum lebaran Idul Fitri.
3. Silahturahmi Selama Sepekan
Salah satu tradisi dengan menyambangi rumah kerabat untuk bersilahturahmi selama tujuh hari merupakan sudah menjadi ciri khas tradisi suku Betawi.
BACA JUGA:Tradisi Lebaran Masak Kripik Pisang Kepok
BACA JUGA:Resep Kue Akar Kelapa Renyah Anti Gagal, Cemilan Tradisional untuk Lebaran
4. Takbiran Keliling
Tradisi ini sebenarnya juga sering dilakukan diberbagai daerah di Indonesia dengan menggelar kegiatan takbiran keliling sambil memukul bedug dengan kentongan.
5. Tradisi Makan Ketupat
Tradisi yang satu tentu sangatlah mengasyikkan dengan makan ketupat yang disantap saat lebaran dan makan ketupat dilakukan di hari ke enam setelah lebaran sebagai tanda berakhirnya masa puasa sunnah setelah Idul Fitri.
Tradisi yang ada di Betawi yang selalu dilestarikan hingga sekarang menjadi suatu kebanggaan tersendiri pada masyarakat sehingga saat menjalang puasa dan lebaran masyarakat sangat bergembira karena bisa meningkatkan amal dan ibadah. ***