Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Bulan Ramadan, Tradisi Unik Kota Gorontalo Pasang Lampu Botol

Penghujung Ramadan masyarakat Kota Gorontalo miliki tradisi unik pasang lampu botol.-Sumber foto : koranradarkaur.id-

koranradarkaur.id – Bulan Ramadan penuh ampunan dirayakan dengan beragam kegiatan di sejumlah daerah di Indonesia.

Setiap daerah memiliki tradisi unik, di Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo pada bulan Ramadan tradisi unik pasang lampu botol atau lampu minyak.

Pemasangan lampu botol yang menjadi tardisi unik dalam bulan Ramadan dilakukan pada penghujung Ramadan.

Kegiatan unik ini sudah turun temurun dilakukan, merupakan warisan leluhur.

Pasangan lampu botol atau disebut masyarakat Gorontalo tumbilotohe lampu tradisional berbahan bakar minyak. Kegiatan ini menandakan bulan Ramadan akan segera berakhir.

Tradisi dan budaya yang sangat meriah ini selalu diselenggarakan menjelang hari raya Idul Fitri sudah menjadi tradisi sejak abad ke-15, dahulu perayaan malam pasang lampu dimaksudkan sebagai penerang jalan.

BACA JUGA:Tradisi Melemang Sambut Nujuh Likur di Kaur, Wujud Syukur, Tidak Ada Hubungan dengan Mistik

BACA JUGA:Tradisi Lebaran, Pembagian Uang Anak-Anak Hingga Mudik lebaran

Selain itu, budaya untuk menyambut lailatul qadar, walaupun itu 10 hari terakhir ataupun malam-malam ganjil dan juga memberikan tanda bahwa akan berakhir bulan Ramadan.

Namun seiring dengan kemajuan teknologi pada perayaan tradisi ini sebagian warga mulai memanfaatkan lampu listrik yang dipasang di hampir setiap sudut jalan bahkan di tanah lapang, bentuknya pun bervariasi.

Sehingga mengundang warga datang untuk menyaksikannya.

Dikutip dari laman Channel You Tube Kompas TV, tradisi yang diawariskan nenek moyang pada zaman dahulu sangatlah bermanfaat untuk masyarakat di sejumlah daerah termasuk di Gorontalo.

Karena ada makna yang tersimpan sehingga membuat tardisi selalu dilakukan pada saat tertentu dan bahkan menjadi kebanggaan masyarakat karena dapat terhibur dengan tradisi yang unik.

Tak hanya warga Gorontalo tetapi juga banyak warga dari daerah sekitar yang sengaja berkunjung untuk menyaksikan kemeriahan tradisi ini sebagian warga memanfaatkan momen ini untuk berwisata.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan