Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

BBM Langka, Bikin Masyarakat Resah, Anggota DPRD Ingatkan Pertamina

anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kaur –Bengkulu Selatan (BS), Susman Hadi, Kamis 29 Mei 2025. Sumber foto: koranradarkaur.id--

“Kami berkomitmen penuh untuk menjaga pasokan energi di wilayah Bengkulu dan terus memaksimalkan distribusi hingga situasi kembali stabil,” ujarnya  Nikho

BACA JUGA:Krisis BBM, Warga Kaur Diminta Waspadai BBM Oplosan

Untuk diketahui sebelumnya, Pertamina mendukung pengaturan pembelian BBM di SPBU, hal ini menyusul Pemprov meminta Pertamina untuk melakukan bagi kendaraan roda empat pengisian BBM maksimal 25 liter dan roda dua maksimal 5 liter per hari, serta melarang pengisian berulang-ulang untuk nomor plat kendaraan bermotor yang sama.

"Kami mengapresiasi dukungan Gubernur Bengkulu dan segera melaksanakan kebijakan Pemperintah Provinsi Dengan kebijakan ini tentunya akan bisa menghindari potensi praktek kecurangan di lapangan seperti pengetapan oleh oknum, mengurai antrian serta memastikan subsidi BBM tersalurkan tepat sasaran," ujar," ujar Erwin Dwiyanto, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Untuk pelaksanaanya, Erwin juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh SPBU dan aparat penegak hukum (APH) di wilayah Bengkulu untuk memastikan kebijakan ini dapat diimplementasikan dengan baik dan tertib.

Saat ini, distribusi BBM ke Bengkulu terdampak akibat pendangkalan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai, yang menyebabkan kapal tanker tidak dapat bersandar, karena pengiriman BBM melalui laut merupakan jalur utama distribusi ke Bengkulu.

BACA JUGA:Demo Nilai 100 Hari Kerja Gubernur Helmi Hasan Gagal, Soroti Kenaikan Pajak dan Krisis BBM

Terkait kendala tersebut, Pertamina telah melakukan berbagai langkah mitigasi sebagai respons cepat untuk menjaga suplai energi tetap berjalan.

“Sebagai langkah mitigasi, kami telah melakukan alih suplai dari Fuel Terminal (FT) Lubuk Linggau dan Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung. Kami juga menambah armada mobil tangki, mempercepat jadwal pengiriman, serta mengoptimalkan distribusi melalui jalur kereta api dengan dukungan PT KAI untuk suplai menuju Lubuklinggau,” ujar Erwin.

Pertamina berharap percepatan pengerukan alur pelayaran oleh pihak Pelindo dapat segera dilakukan, karena hal ini sangat krusial untuk memulihkan kelancaran logistik BBM ke wilayah Bengkulu, termasuk untuk masyarakat di wilayah kepulauan seperti Pulau Enggano.

Selain itu juga pendistribusian dan penyaluran melalui Fuel Teminal bekerja 24 jam untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di Bengkulu.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap tenang karena upaya pemulihan terus dilakukan. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan