Hati-hati! Ternyata Ini Penyakit yang Mengintai Daihatsu Terios Bekas!
Penyakit Daihatsu Terios bekas.-Sumber foto : koranradarkaur.id-
Gejala ini sering dialami oleh mobil yang sudah cukup lama digunakan.
Pengemudi mungkin merasakan setir Terios atau Rush tertarik ke kiri atau kanan saat dilepas, meski tarikan ini biasanya terjadi secara perlahan dan tidak langsung membuat mobil oleng.
Penyebab utamanya adalah keausan tapak ban yang tidak merata atau tekanan angin ban yang berbeda antara sisi kiri dan kanan.
Selain itu, bearing yang terlalu kencang atau gemuk yang mengering juga bisa memicu masalah ini.
Untuk mengatasinya, Anda dapat mengganti ban dengan tapak yang lebih lebar, melakukan penyetelan ulang sudut kemiringan roda menggunakan baut camber serta memeriksa dan mengatur ulang spooring dan balancing roda.
3. Rembesan Air di Kabin Mobil
Kenyamanan berkendara termasuk bebas dari rembesan air saat hujan.
Namun, pada beberapa Terios bekas, rembesan air masih bisa terjadi, misalnya di plafon sekitar pilar A.
Biasanya, masalah ini disebabkan oleh kondisi karet moulding atap yang sudah tidak lagi mampu menahan air masuk.
Rembesan juga bisa terjadi saat mobil melaju di tengah hujan deras.
Penyebab utamanya adalah komponen karet yang sudah aus, seperti karet pintu, karet bodi atau bagian karet lainnya.
Solusi terbaik adalah mengganti semua karet yang sudah rusak dengan yang baru agar kabin tetap kering dan nyaman.
4. Aki Mobil Cepat Tekor
Sistem kelistrikan pada Terios bekas tergolong sederhana karena tidak banyak menggunakan fitur infotainment yang membutuhkan daya listrik besar.
Namun, pada Terios generasi pertama, masalah aki cepat tekor dan kerusakan kabel listrik sering ditemukan.
Hal ini biasanya terjadi akibat modifikasi sistem kelistrikan yang dilakukan pemilik sebelumnya, seperti mengganti head unit, menambah sistem audio atau memasang lampu yang membutuhkan daya listrik lebih tinggi.
Ketika membeli Terios bekas, penting untuk menanyakan apakah ada modifikasi kelistrikan yang pernah dilakukan agar Anda bisa mengantisipasi potensi masalah.