Hati-hati! Ternyata Ini Penyakit yang Mengintai Daihatsu Terios Bekas!
Penyakit Daihatsu Terios bekas.-Sumber foto : koranradarkaur.id-
Selanjutnya, riwayat servis dan perawatan menjadi indikator penting dalam menilai kualitas mobil bekas.
Selain itu, kondisi eksterior dan interior juga perlu diperiksa secara teliti.
Perhatikan apakah bodi mobil memiliki bekas tabrakan, penyok atau karat yang bisa mengurangi nilai kendaraan.
Di bagian interior, pastikan semua fitur seperti jok, dashboard, AC, audio dan lampu berfungsi dengan baik tanpa kerusakan.
Hal penting berikutnya adalah kelengkapan dokumen kendaraan.
Pastikan dokumen seperti BPKB, STNK dan faktur pembelian lengkap dan asli.
Cek juga kesesuaian nomor rangka dan nomor mesin dengan dokumen untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari.
Berikut adalah penyakit yang kerap kali dialami oleh Daihatsu Terios bekas:
1. Bunyi pada Bagian Suspensi dan Kaki-Kaki
Masalah yang kerap muncul pada Terios generasi pertama, dikenal juga sebagai Terios “Konde”, adalah bunyi yang berasal dari bagian kaki-kaki depan.
Pemilik sering mengeluhkan suara berdecit atau dengung, rembesan oli suspensi serta karet bushing yang sudah aus.
Keausan pada suspensi memang wajar terjadi, terutama pada mobil yang telah berusia lebih dari 10 tahun.
Umumnya, masalah ini terjadi karena pemilik sebelumnya kurang rajin melakukan servis rutin atau sering membawa beban berat serta mengemudi dengan cara yang kasar.
Solusi yang tepat adalah memperbaiki komponen suspensi dan kaki-kaki atau mengganti bagian yang sudah aus dengan suku cadang baru.
BACA JUGA:Daihatsu New Terios: Fitur Terbarunya Auto Bikin Pejalanan Lebih Aman dan Nyaman!
BACA JUGA:Ini Dia 5 Pilihan Aki Terbaik untuk Daihatsu Terios, Performa Auto Juara!