Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Model Hampir Mirip, Ini Beda Motor Klasik Honda CB dan Honda CG

Motir klasik Honda CG yang saat ini hadir dengan tampilan baru.-Sumber foto : koranradarkaur.id-

Jadi di mesin Honda CG ini camshaft atau noken as-nya berada di area silinder, bukan di head silinder seperti motor-motor pada umumnya yang berkonstruksi OHC.

Pada  era tahun 1970-an Honda CG ini memang didesain untuk pasar negara berkembang yang dinilai kerap dipakai kerja keras.

Soalnya mesin OHV ini relatif lebih bisa tahan meski pemiliknya telat ganti oli.

Dengan begitu motor menjadi pilihan pencinta otomotif untuk di gunakan sebagai kendaraan angkutan.

Karena kendaraan yang mengunakan mesin OHC, jika telat ganti oli sudah pasti bakal rawan rusak dan bisa saja motor mogok dan harus mengekutiakan banyak uang untuk perbaikan.

Aslinya Honda CG ini memang diperuntukkan untuk beredar di Brasil yang saat itu dianggap sulit mencari oli, utamanya di daerah pelosok.

Makanya onstruksi mesin OHV-nya Honda CG ini dinilai pas buat berada di sana.

Pada perkembangannya, Honda CG ternyata masuk juga di Indonesia tepatnya di tahun 1973 lewat Honda CG100.

Selanjutnya tahun 1975 CG125 menyusul masuk ke Indonesia.

Meski namanya kalah populer dibandingkan CB series di Indonesia, tapi nama Honda CG ternyata cukup terkenal di pencinta otomotif.

BACA JUGA:Empat Jenis Motor Klasik Yang Bagus Dimiliki Harga Ekonomis

BACA JUGA:Motor Klasik Harga Ekonomis, Desain Elegan Mesin Tanguh, Simak di Sini Jenis - Jenisnya

Sedangan saat ini untuk motor CG masih di produksi oleh Honda untuk pasar Pakistan.

Dengan begitu motor tesebut menjadi pilihan pencinta otomotif terutama di pasar otomotif Pakistan.

Itulah informasi tentang motor Honda yang saat ini tetap menjadi pilihan pencinta otomotif.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan