Ada Apa, Densus 88 Anti Teror Datang ke Kaur
Wabup Kaur Abdul Hamid, S.PD.I saat menerima Satgas Densus 88 Anti Teror Bengkulu, Kamis 7 Mei 2026. Sumber foto : IST/RKa--
BINTUHAN - Wabup Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I menerima kunjungan Katim Satgas Wil Densus 88 Anti Teror Bengkulu Iptu Doni, Kamis 7 Mei 2026.
Satgas Wil Densus 88 diterima Wabup di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan tersebut, Satgas Wil Densos 88 berharap Pemda Kaur senantiasa bekerjasama dalam mengantisipasi terorisme dan ekstremisme di wilayah Kaur.
Dengan kunjungan ini, Pemda Kaur akan senantiasa bekerjasama dan berkolaborasi dalam mengantisipasi hal tersebut. Karena terorisme dan ekstremisme memang menjadi musuh bangsa.
“Untuk kunjungan Satgas Wil Densus 88 Anti teror Bengkulu untuk mengajak bersama-sama dalam mengawasi dan menyampaikan laporan apabila ada aksi terorisme dan ekstremisme,” kata Wabup Kaur.
BACA JUGA:Mutasi Polda Batam, AKBP Dapat Job Baru di Densus 88
BACA JUGA:Perwira Polri Berpangkat Kombes dan AKBP Terima Job Baru di Densus 88, Berikut Nama – Namanya!
Dalam mengantisipasi terorisme dan ekstremisme, Densus 88 dan Pemda Kaur akan senantiasa berkolaborasi sehingga tidak ada aksi tersebut. Memang tahun 2023 Kaur ada aliran Kilafatul Muslimin yang diduga bertentangan dengan ajaran Islam. Tetapi aliran tersebut telah dibubarkan dan saat ini sudah tidak ada lagi.
Dengan kolaborasi yang ada, organisasi-organisasi radikal yang ada di Kaur ini dapat diketahui secepatnya dan diambil tindakan. Densus 88 Anti Teror Bengkulu juga memiliki program untuk sosialisasi terkait dengan bahayanya aksi radikalisme yang saat ini dalam perekrutan anggota semakin canggih. Salah satunya dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi melalui media sosial.
Terpisah Katim Satgas Wil Densus 88 Anti Teror Bengkulu Iptu Doni mengatakan, kunjungan mereka untuk menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) nomor 8 tahun 2026 tentang rencana aksi nasional pencegahan dan penanggulangan ekstremisme yang berbasis kekerasan yang mengarah kepada terorisme.
Lanjutnya, saat ini daerah wajib melakukan pencegahan dan penanggulangan. Untuk melakukan langkah pencegahan maka Densus 88 Anti Teror Bengkulu akan melaksanakan program sosialisasi ke pelajar tingkat SD dan SMP.
“Ini penting karena aksi radikal sekarang sudah mulai masuk ke sekolah dengan sasaran para pelajar dalam perekrutan anggotanya,” demikian Doni.