Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

SMP IT Insan Kamil Kaur Terapkan Program P5, Temanya Bikin Bangga di Dunia Pendidikan!

Kepala Sekolah SMP IT Insan Kamil Kaur, Ustadzah Uci Febria, S.Si, Gr menyampaikan Program P5.--

BINTUHAN – SMP IT Insan Kamil Kaur yang berada di Desa Jembatan Dua, Kecamatan Kaur Selatan melaksanakan Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Sampahku Tanggung Jawabku”.

Program ini bertujuan membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah secara mandiri dan bertanggung jawab.

Program P5 tersebut diikuti seluruh siswa dengan pendekatan praktis dan edukatif. Para siswa diajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik sejak dari lingkungan sekolah.

BACA JUGA:Hari Pertama Masuk, SMPIT Insan Kamil Kaur Laksanakan Kegiatan Halalbihalal

BACA JUGA:Pendaftaran SPMB SD dan SMP 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Selain itu, mereka juga diperkenalkan konsep 3R, yakni Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang).

Dalam pelaksanaannya, siswa tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga langsung mempraktikkan pengelolaan sampah.

Sampah yang telah dipilah kemudian diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai guna, seperti kerajinan tangan dari bahan bekas. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas sekaligus kesadaran lingkungan.

BACA JUGA:Potret Buram Pendidikan BS 2026, Ada Anak SMP Belum Lancar Membaca, Guru Takut Bertindak Tegas

BACA JUGA:Seleksi Calon Pembimbing SMPN 35 Berasrama Kaur, Gajinya Segini

Kepala Sekolah SMP IT Insan Kamil Kaur, Ustadzah Uci Febria, S.Si, Gr mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa sejak dini.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

“Melalui Program P5 ini, kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa sampah adalah tanggung jawab masing-masing. Dengan memahami cara pengelolaannya, siswa diharapkan dapat menerapkannya tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan P5 ini juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan karena siswa terlibat langsung dalam praktik. Dengan demikian, materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diingat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan