Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Persipan SNLIK 2026, BPS Kaur Sudah Latih Petugas Lapangan

BPS Kaur telah melaksanakan persiapan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026. -Sumber foto: IST/RKa-

BINTUHAN – Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Kabupaten Kaur. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaur saat ini terus mematangkan persiapan, yang mana BPS Kaur telah melakukan pelatihan ke anggota atau tii yang ditugaskan melakukan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2026 di Kabupaten Kaur.

Kepala BPS Kabupaten Kaur, Dr. Antoni Pestaria, SE menyampaikan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penting guna mendukung kelancaran pelaksanaan SNLIK 2026. Salah satu tahapan krusial yang telah dilaksanakan adalah pelatihan bagi petugas survei.

Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama terkait konsep, definisi serta tujuan survei yang akan dilakukan di lapangan.

BACA JUGA:BPS Kabupaten Kaur Matangkan Persiapan SE2026, Ukur Perekonomian Daerah

BACA JUGA:Maje dan Nasal Belum Terima Layanan Angkut Sampah, Ini Penjelasan Kadis DLH Kaur

Menurut Kepala BPS, keseragaman pemahaman petugas menjadi kunci utama agar data yang dikumpulkan akurat, valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan pemahaman yang baik, petugas diharapkan mampu menyampaikan pertanyaan kepada responden secara tepat dan objektif, sehingga hasil survei benar-benar mencerminkan kondisi literasi dan inklusi keuangan masyarakat Kabupaten Kaur.

"SNLIK 2026 akan menggali berbagai informasi terkait pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan, serta sejauh mana masyarakat terlibat dan memiliki akses terhadap fasilitas keuangan formal. Responden akan ditanyai mengenai kepemilikan rekening, penggunaan layanan perbankan, asuransi, pembiayaan, hingga pemanfaatan layanan keuangan digital yang saat ini semakin berkembang," ujar Kepala BPS.

Lebih lanjut dijelaskan, hasil SNLIK memiliki peran strategis sebagai bahan perumusan kebijakan pemerintah, khususnya dalam meningkatkan literasi keuangan dan memperluas inklusi keuangan masyarakat.

Data yang dihasilkan akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait dalam menyusun program edukasi keuangan yang tepat sasaran.

BPS Kabupaten Kaur juga memastikan pelaksanaan survei nantinya akan mengedepankan prinsip profesionalitas, kerahasiaan data responden, serta mengikuti standar metodologi statistik nasional. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk memberikan informasi yang dibutuhkan selama proses survei berlangsung.

“Dengan persiapan yang ada petugas yang menjalankan survei bisa optimal, kami BPS Kabupaten Kaur berharap SNLIK 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas. Data tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran nyata kondisi literasi dan inklusi keuangan masyarakat Kabupaten Kaur," tutup dia.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan