Rifai Serahkan Proposal Pertanian ke Kementan, Fokus pada Penguatan Irigasi dan Lahan Produktif
Bupati Rifai serahkan proposal pertanian ke pihak Kementan RI. Sumber foto : ROHIDI/RKa--
BENGKULU SELATAN (BS) - Langkah konkret terus dilakukan Bupati Bengkulu Selatan H Rifai Tajuddin, S.Sos dalam memperkuat konektivitas pembangunan antara daerah dan pemerintah pusat.
Terbaru, orang nomor satu di Kabupaten BS itu kembali melakukan audiensi ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk memperjuangkan dukungan sektor pertanian tahun anggaran 2026.
Bupati BS Rifai serahkan proposal pertanian ke pihak Kementan RI.
Dalam kunjungan yang digelar di Sekretariat Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Jakarta, Bupati Rifai didampingi Kepala Bappeda-Litbang dan Kadis Pertanian BS.
BACA JUGA:SAH! Wagub Bengkulu Mian Terpilih Menjadi Ketua PDIP Bengkulu
Mereka disambut langsung oleh Plh. Sekretaris Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) sekaligus Direktur Irigasi Dhani Gartina, S.Kom, MT.
Audiensi tersebut membahas berbagai isu strategis, terutama mengenai pengelolaan lahan, sistem irigasi, dan peningkatan produktivitas pertanian di BS.
Dalam kesempatan itu, Bupati Rifai menyerahkan proposal program pertanian tahun anggaran 2026, dengan fokus utama pada pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pengelolaan lahan produktif, serta dukungan alat dan sarana pertanian modern.
“Proposal sudah kita serahkan, mudah-mudahan ada kabar baik dari Kementerian. Kita berharap dukungan pusat bisa memperkuat sektor pertanian Bengkulu Selatan,” ujar Bupati Rifai.
BACA JUGA:Pelaku Begal S4dis di Bengkulu Selatan Terancam 7 Tahun Penjara
Selain menyerahkan proposal, Bupati Rifai juga menyampaikan undangan resmi kepada Menteri Pertanian RI Dr. H Andi Amran Sulaiman, beserta jajaran Kementerian Pertanian.
Undangan itu untuk menghadiri kegiatan panen raya padi di kawasan Dataran Ruangau Kecamatan Seginim yang dijadwalkan berlangsung pada November 2025.
Kegiatan panen raya tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor pertanian Bengkulu Selatan, sekaligus wujud nyata kerja sama antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan kemandirian pangan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Bengkulu Selatan memiliki potensi besar di bidang pertanian. Panen raya nanti bukan hanya seremoni, tapi simbol kebangkitan dan komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan petani,” tegas Rifai.