Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Tiga Warga Batu Lungun Terkena DBD

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Batu Lungun, Desta Hadinata sebutkan ada tiga kasus DBD, Senin 6 Oktober 2025. Sumber foto: REGA/RKa--

NASAL – Sebanyak tiga warga Desa Batu Lungun Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur dilaporkan terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang Agustus hingga September 2025. Ketiga warga tersebut adalah Elvina Fitri (26), Febriansyah (28), dan Saprul Hadi (53). Dua di antaranya, yakni Elvina dan Febriansyah, telah dinyatakan sembuh, sementara Saprul Hadi masih menjalani masa pemulihan.

Kasus pertama dialami Elvina Fitri pada 26 Agustus 2025. Setelah itu, pada 10 September, Febriansyah juga terinfeksi DBD. Keduanya diketahui merupakan pasangan suami istri. Kasus ketiga menimpa Saprul Hadi pada 28 September 2025 dan  kini masih dalam proses pemulihan setelah menjalani perawatan intensif.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Batu Lungun, Desta Hadinata membenarkan, adanya tiga kasus DBD didesanya. Berkenaan dengan adanya informasi yang sempat beredar bahwa Kairul Saleh (48) terkena DBD dan sedang di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur. Desta meluruskan, kalau Kairul menderita penyakit tipes, bukan DBD.  

“Untuk Elvina dan Febriansyah, mereka sudah sembuh sepenuhnya. Sedangkan Saprul Hadi saat ini masih tahap pemulihan. Sementara Kairul Saleh yang sedang dirawat di rumah sakit itu bukan DBD, tapi tipes,” jelas Desta.

BACA JUGA:BREAKING NEWS! Perubahan Musim, Warga Parda Suka Terserang DBD, Butuh Fogging

BACA JUGA:DBD Kembali Menyerang, Jika Lalai Bisa Merenggut Nyawa

Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Desa Batu Lungun bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Puskesmas Muara Nasal, serta Polsek Muara Nasal telah melaksanakan kegiatan fogging. .

Namun, Desta menuturkan hingga saat ini belum ada bantuan tambahan berupa obat bubuk abate maupun kelambu dari instansi terkait. Dia berharap adanya perhatian lanjutan untuk mencegah penyebaran kasus baru di wilayahnya.

“Kami sangat mengharapkan bantuan pencegahan seperti obat bubuk dan kelambu. Karena sudah ada tiga warga yang terkena, kami khawatir kasus ini bisa bertambah jika tidak segera diantisipasi,” ujarnya.

Dengan tiga kasus yang telah terjadi, masyarakat Batu Lungun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan menguras dan menutup tempat penampungan air secara rutin guna memutus rantai penyebaran DBD.

"Tentu ini harus menjadi perhatian dan kewaspadaan bagi seluruh masyarakat," terangnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan