Kemnaker Dukung Usulan Perubahan BLK UPTD Jadi BLK UPTP Bengkulu, Dimuali Awal Tahun Depan
Kemnaker Bersama Pemprov Bengkulu rapat usulan perubahan BLK UPTD Jadi BLK UPTP, Jumat 22 Agustus 2025-Sumber foto : koranradarkaur.id-
BENGKULU - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia melalui Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Firmanuddin, mendukung usulan alih aset dan fungsi Loka Latihan Kerja/Balai Latihan Kerja-Unit Pelaksana Teknis Daerah (LLK/BLK UPTD) Provinsi bengkulu menjadi BLK Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPTP).
Menurut Firman, untuk BLK Bengkulu sudah ada investasi Rp14 miliar dalam bentuk bangunan dan akan terus ditambah, baik dari sisi bangunan, peralatan, jurusan, hingga manajemen
"Pemerintah pusat akan berupayah memperkuat keberadaan BLK di Bengkulu. Apalagi ini soal administratif saja. Kami optimis dapat memberikan hasil terbaik untuk BLK di Bengkulu,” jelas Firman usai menggelar rapat koordinasi terkait rencana pengalihan status Balai Latihan Kerja (BLK) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bengkulu menjadi Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) di Ruang Rapat Merah Putih Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu pada Jumat 22 Agsutus 2025.
Lebih lanjut Firman mengatakan dukungan juga datang dari perwakilan Bank Dunia, Vetra, yang menyatakan kesiapan mendukung rekonstruksi peralatan sesuai kebutuhan industri serta peningkatan kompetensi instruktur bersertifikat.
“Kami berharap proses dapat dipercepat,” tegasnya.
Dirjen Binalavotas menambahkan bahwa tujuan utama pengalihan ini adalah menyesuaikan pelatihan dengan kebutuhan pasar kerja di Bengkulu.
BACA JUGA:BYD Akan Rekrut 18.000 Pekerja, BLK Siap Gelar Pelatihan Mulai Mei 2025
BACA JUGA:7 Kategori Pelatihan Kerja Gratis Kembali Dibuka BLK BS, Peserta Dapat Uang Saku, Ini Jadwalnya
“Kami ingin membangun ekosistem pelatihan berbasis pasar kerja melalui kolaborasi dengan Pemprov Bengkulu,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan BLK Bengkulu.
“Kami mewakili Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian menyampaikan terima kasih dan selamat datang. Pemprov menyambut baik proses pengalihan ini. Harapannya, sumber daya manusia kita dapat diterima dan diberdayakan oleh Kemenaker, sehingga potensi tenaga kerja di Bengkulu dapat terserap optimal,” ujar Herwan.
Pemprov Bengkulu pun menegaskan komitmen penuh untuk mendukung kelancaran proses pengalihan.
“Kami berharap pendidikan vokasi di Bengkulu ke depan memiliki standar nasional. Pemprov siap menyelesaikan semua kebutuhan administratif agar program ini berjalan sukses,” kata Herwan.
Untuk diketahui, tindak lanjut yang disepakati, pembangunan fisik BLK UPTP Bengkulu ditargetkan mulai Januari 2026, disertai dengan pengadaan peralatan baru serta pelatihan instruktur di Jakarta.