Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Jembatan DKI 2 Rusak Parah, Warga Terpaksa Melintas Beralas Papan Seadanya

Begini penampakan jembatan di DKI 2, Desa Parda Suka Kecamatan Maje kondisinya rusak parah, Rabu 23 Juli 2025-Sumber Foto: REGA/RKa-

BINTUHAN – Jembatan penghubung Dusun DKI 2 Desa Parda Suka Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, kini dalam kondisi rusak parah.

Lantai jembatan yang terbuat dari papan kayu nyaris habis dimakan usia. Warga pun terpaksa melintas menggunakan papan seadanya yang diletakkan di atas rangka besi tua yang sudah berkarat. 

Kerusakan jembatan ini sudah berlangsung cukup lama, namun belum ada perbaikan. Jika dibiarkan terlalu lama, jembatan bisa menimbulkan korban jiwa, terutama saat musim hujan karena licin dan rawan tergelincir.

BACA JUGA:Jembatan Penghubung Desa Penyandingan Rampung Diperbaiki, Warga Kembali Lancar

BACA JUGA:2 Tahun Jembatan Cinto Mandi Tak Diperhatikan, Lantai Jembatan Terancam Hancur Dimakan Usia

Apalagi jembatan tersebut merupakan salah satu akses warga Dusun DKI 2 untuk menuju kebun dan sekolah. Kerusakan jembatan jelas mengganggu aktivitas harian warga dan menghambat roda perekonomian desa.

“Sudah lama rusak, tapi belum juga diperbaiki. Kami tetap harus lewat karena tidak ada jalan lain. Kalau hujan makin bahaya,” ujar Suryani (45) warga setempat, Rabu 23 Juli 2025.

Terpisah, Kades Parda Suka, Novan Arian Saputra, S.Pd mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali melaporkan kondisi jembatan ini kabupaten.

BACA JUGA:Jembatan Penghubung Jebol, Warga Dua Desa Gotong Royong Perbaiki

BACA JUGA:Jembatan Tanjung Aur Rampung, Begini Dampak yang Didapatkan

Namun, hingga kini belum ada kepastian kapan perbaikan akan dilakukan. Akibatnya jembatan mengalami kerusakan parah.

“Kami sudah laporkan ke atas. Harapannya bisa segera diperbaiki. Kalau tunggu APBD, bisa lama. Tapi setidaknya ada perbaikan sementara agar warga aman melintas,” ujarnya.

Menurutnya, idealnya jembatan tersebut sudah saatnya dibangun permanen karena usia pakainya sudah puluhan tahun. Rangka besi yang tersisa pun kini mulai menunjukkan tanda-tanda keropos.

“Kalau menunggu korban jatuh baru diperbaiki, itu sudah terlambat. Kami harap ada peninjauan segera dan solusi cepat, meski sifatnya darurat dulu,” tegas Sugeng, tokoh masyarakat Dusun DKI 2.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan