Jaringan Wifi Macet, Aktivitas Pojok Baca Menurun
Kades Desa Trijya Kecamatan Nasal sebut pasca jaringan wifi Bakti Aksi macet aktivitas di pojok baca turun, Kamis 12 Juni 2025-Sumber foto: Koranradarkaur.id-
NASAL- Sejak macetnya jaringan wifi program Bakti Aksi di Desa Trijaya, Kecamatan Nasal, aktivitas membaca masyarakat di pojok baca kantor desa mengalami penurunan drastis.
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena sebelumnya pojok baca tersebut cukup aktif dikunjungi, terutama oleh anak-anak dan pelajar.
Kepala Desa Trijaya, Yosef Arista mengatakan, sekitar enam bulan lalu saat jaringan wifi dari program Bakti Aksi masih berjalan normal, kantor desa menjadi tempat yang ramai dikunjungi masyarakat.
BACA JUGA:Siapkan Pojok Baca, Cetak Generasi Berkualitas
BACA JUGA:Desa Muara Dua Siapkan Pojok Baca Lengkap dengan WiFi Gratis
Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga aktif datang ke kantor desa. Ada yang memanfaatkan jaringan wifi untuk mengerjakan tugas sekolah, bermain sambil belajar, hingga membaca buku-buku yang tersedia di pojok baca.
“Enam bulan lalu waktu jaringan wifi masih normal, kantor desa selalu ramai. Anak-anak banyak datang ke sini, ada yang membaca, ada juga yang mengerjakan tugas sekolah. Tapi sejak jaringan wifi itu macet, aktivitas mulai sepi,” ujar Yosef.
Menurut Yosef, keberadaan wifi di kantor desa secara tidak langsung telah mendorong minat baca dan aktivitas literasi masyarakat.
BACA JUGA:KP2KP Bintuhan Hadirkan Pojok Pajak di MPP
BACA JUGA:Pelajar Manfaatkan Pojok Baca Digital Selama Libur Ramadan
Meskipun awalnya mereka datang untuk mengakses internet, namun pada akhirnya juga menyentuh fasilitas pojok baca yang tersedia. Interaksi sosial pun terbangun, dan anak-anak terbiasa berada dalam lingkungan yang produktif.
“Kantor desa memang dilengkapi fasilitas pojok baca. Waktu jaringan wifi aktif, masyarakat merasa nyaman berada di sini. Anak-anak pun terbiasa membaca buku atau berdiskusi. Harusnya ini menjadi perhatian bersama, terutama dari pihak yang berkepentingan dalam pengembangan literasi digital dan pendidikan,” jelasnya.
Yosef berharap jaringan wifi Bakti Aksi bisa segera kembali normal agar aktivitas masyarakat di pojok baca bisa hidup kembali.
Ia juga meminta perhatian dari pemerintah dan pihak terkait agar tidak hanya menyediakan fasilitas, tapi juga menjaga keberlanjutannya.