Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Obat Tradisional Usus Buntu, Berikut Nama Tanaman dan Cara Mengolahnya

Inilah obat tradisional usus buntu yang dipercaya secara turun-temurun-sumber foto: Koranradarkaur.id-

koranradarkaur.id– Penyakit usus buntu (apendisitis) kerap menjadi momok bagi banyak orang. Penyakit ini biasanya ditandai dengan nyeri perut mendadak di bagian kanan bawah, demam, mual, dan muntah.

Dalam dunia medis modern, penanganan usus buntu biasanya dilakukan melalui tindakan operasi pengangkatan usus buntu atau apendektomi.

Namun, di tengah kemajuan teknologi kedokteran, masyarakat Indonesia, terutama di pedesaan, masih banyak yang mempercayakan penyembuhan usus buntu pada obat-obatan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

Obat tradisional untuk usus buntu biasanya menggunakan bahan alami yang dipercaya memiliki khasiat antiinflamasi, antibakteri, dan dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada perut. Salah satu tanaman yang populer digunakan adalah temulawak.

Rimpang yang satu ini dikenal memiliki kandungan kurkumin yang tinggi, bersifat antiinflamasi dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Masyarakat biasanya mengolah temulawak dengan cara direbus atau ditumbuk, kemudian disaring untuk diminum sebagai ramuan herbal.

BACA JUGA:Punya Penyakit Asam Lambung, 6 Daun Ini Ampuh Mengatasinya, Mungkin Ada di Sekitarmu!

BACA JUGA:5 Jenis Tanaman Obat Asam Lambung Sedang Kumat, Berikut Ini Jenisnya!

Selain temulawak, kunyit juga kerap dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional usus buntu. Kandungan kurkumin pada kunyit diyakini mampu membantu meredakan peradangan pada usus buntu.

Caranya, kunyit diparut lalu dicampur dengan madu, diminum secara rutin untuk membantu mengurangi gejala peradangan. Namun, perlu diingat bahwa kunyit hanya digunakan sebagai pendukung, bukan sebagai pengganti tindakan medis yang mendesak.

Daun sambiloto juga sering dijadikan obat tradisional usus buntu. Tumbuhan pahit ini dikenal sebagai herbal yang membantu proses detoksifikasi tubuh.

Daun sambiloto direbus hingga mendidih, kemudian air rebusannya diminum dua kali sehari. Selain itu, daun pegagan dipercaya dapat mempercepat pemulihan jaringan usus dan membantu mengurangi rasa sakit.

BACA JUGA:Jangan Ragu, Ini Obat Herbal yang Dapat Mengatasi Penyakit Asam Lambung

BACA JUGA:Sakit Asam Lambung Jangan Panik, Begini Trik Mengatasi Asam Lambung Naik dengan Cara Alami

Selain tanaman-tanaman tersebut, masyarakat juga kerap menggunakan madu alami yang dicampur dengan perasan jeruk nipis atau jahe.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan