Koramil Kolaborasi Bersama PLN Lakukan Tebas Bayang JTM
Danramil 408-04 Kaur Selatan, Mayor Inf Hendry Marpaung jelaskan Koramil kolaborasi PLN ULP Bintuhan, Senin 26 Mei 2025. -Sumber Foto: koranradarkaur.id-
BINTUHAN – Koramil 408-04 Kaur Selatan bekerja sama dengan PLN ULP Bintuhan melaksanakan kegiatan tebas bayang di jalan utama Kecamatan Kaur Selatan.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian tebas bayang yang sebelumnya telah dilakukan di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Kaur.
Tebas bayang dilakukan untuk memangkas pohon dan ranting yang berpotensi mengganggu jaringan listrik tegangan menengah (JTM), yang dapat menyebabkan konsleting atau padamnya aliran listrik secara tiba-tiba.
Dandim 0408 BS Letkol Czi Bambang Santoso, SH, M.SDS melalui Danramil 408-04 Kaur Selatan Mayor Inf Hendry Marpaung menyampaikan, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara TNI dan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Kaur.
Dia mengatakan, tebas bayang telah dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kaur.
BACA JUGA:Pembebasan Lahan Tapak SUTT Listrik Kaur Terus Berjalan, Pernyataan Bupati Kaur Bikin Bangga
Kecuali di jalan lintas utama Kaur Selatan yang menjadi fokus kegiatan saat ini.
"Kegiatan ini merupakan upaya untuk membantu PLN dalam mencegah konsleting jaringan tegangan menengah. Karena salah satu penyebab terjadinya pemadaman listrik adalah adanya tanaman atau pohon yang menyentuh langsung ke jaringan tersebut,” ujar Mayor Inf Hendry Marpaung, Senin 26 Mei 2025.
Dia juga menjelaskan, sebelum proses pemangkasan dilakukan. Pihak PLN dan Koramil terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemilik pohon agar dapat memberikan izin pemangkasan. Sehingga pelaksanaan kegiatan berjalan tanpa kendala.
“Tim kami selalu berkoordinasi dengan pemilik pohon. Tidak ada pemangkasan yang dilakukan secara sepihak. Semua sudah melalui proses izin dan pendekatan secara humanis,” tambahnya.
Dengan dilaksanakannya tebas bayang ini, diharapkan potensi gangguan listrik akibat pohon tumbang atau ranting menyentuh kabel JTM dapat ditekan seminimal mungkin.
Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan dari bahaya pohon tumbang yang kerap terjadi saat hujan atau angin kencang.