Suku Asmat yang Terkenal dengan Ukiran Tradisional
Terkenal dengan ukiran tradisional membuat Suku terkenal di wilayah Papua.-Sumber foto : koranradarkaur.id-
koranradarkaur.id – Suku Asmat di Papua terkenal di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri salah satunya ukiran tradisional yang amat luar biasa, padah mereka hanya dengan menggunakan peralatan tradisional.
Suku Asmat dengan ukiran tradisional merupakan suatu budaya yang dimiliki dengan pengrajin dan kesenian yang bisa dibilang top dengan menggunakan peralatan tradisional.
Suku yang mendiami wilayah pesisir selatan Papua dan memiliki budaya yang kaya ini yang selalu meyakini tentang tradisi upacara adat dan kepercayaan leluhur.
Suku Asmat tinggal di daerah rawa dataran rendah dengan budaya seni ukir yang khas dan memiliki makna simbolis dan digunakan dalam berbagai upacara adat.
BACA JUGA:Suku Mentawai Sumbar Terkenal dengan Tato, Ini Cerita Menariknya
BACA JUGA:Tak Pernah Pakai Bedak, Suku Ini Kumpulan Perempuan Cantik
Suku Asmat yang terkenal memiliki rumah adat yang sangat unik yang disebut Jew, berfungsi sebagai tempat pertemuan dan kegiatan sosial, Suku ini dengan orang luar sangat damai dan tak ada saling permusuhan.
Namun Suku Asmat juga memiliki tradisi mengawetkan jasad kepala adat atau kepala suku dipajang di rumah adat. Hal ini menunjukan sebagai penghoramatan yang setia yang lebih dituakan.
Dikutip dari laman wahanavisi.org, Suku Asmat yang membuat kagum atau kesinian ukirannya yang terkenal sehingga menarik perhatian banyak orang, ukiran dengan peralatan tradisional.
Suku Asmat dengan ciri kulit mempunyai rambut keriting serta tubuh yang cukup tinggi dengan menggunakan Bahasa Asmat-Komoro bagian dari rumpun bahasa Trans-New Guinea.
Sementara Suku Asmat dengan mata pencarian yang tinggal di pesisir umumnya menjadi nelayan dan yang berada di pedalaman menjadi pemburu dan petani serta makanan pokok mereka adalah Sagu.
BACA JUGA:IIH SERAM!! Suku Togutil Beringas dan Ganas, Sudah Banyak Warga Hilang dan Tewas
BACA JUGA:Suku Kubu di Jambi Damai, Tak Pernah Ganggu Perkebunan Warga
Suku Asmat di Papua ini salah satu yang paling menarik untuk dijelajahi dan sangat menarik untk dikunjungi, warganya sangat baik walau bahasanya menggunakan Bahasa Asmat.