Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Pemerintah Provinsi Bengkulu Rapat TAPD, Sikapi Efesiensi Anggaran

Pj Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni usai mengikuti rapat Tim Percepatan Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Jumat, 14 Maret 2025. Sumber foto: SAPRIAN/RKa--

BENGKULU - Pemerintah provinsi Bengkulu menggelar rapat koordinasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tahun anggaran 2025.

Rapat TAPD dilaksanakan di Ruang Kerja Gubernur Bengkulu, Kantor Pemerintahan Provinsi Bengkulu, Jumat, 14 Maret 2025.

Dalam rapat tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni usai mengikuti rapat Tim Percepatan Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyampaikan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan kembali memfokuskan anggaran pada sektor infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

Hal ini menyusul, banyak anggaran yang di efisiensi dan harus diperhatikan bersama-sama

BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Paritrana Award 2024, Perwakilan Bengkulu Belum Pernah Sampai Tingkat

"Ya, tadi kita dari Tim TAPD, sesuai arahan Gubernur, kembali untuk memfokuskan anggaran ke infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Kita akan memperkuat anggaran di sektor ini," ujar Herwan Antoni.

Menurutnya, setelah pemetaan anggaran dilakukan, pemerintah akan segera memulai proses pelelangan proyek agar program dapat berjalan sesuai target.  

"Setelah ini, tentu kita sudah siap untuk segera memulai proses pelelangan dan sebagainya. Insya Allah dalam waktu dekat, kalau semuanya selesai, kita bisa langsung bergerak. Kita juga akan mengejar progres realisasi anggaran agar bisa tepat waktu," jelasnya.  

BACA JUGA:Kaur Kembali WDP, Ketua DPRD Angkat Bicara, Senggol TAPD

Herwan Antoni menambahkan bahwa beberapa program yang bersumber dari dana pusat juga sudah bisa dimulai, terutama yang berkaitan dengan dana hibah di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).  

"Untuk kegiatan yang sifatnya mendesak, terutama yang menggunakan dana dari pemerintah pusat, itu bisa langsung dimulai. Misalnya, dana hibah yang ada di BPBD, proses lelang perencanaan dan lelang lainnya sudah bisa kita mulai," tutup Herwan. 

Sementara itu, Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Bengkulu, Rizqi Al Fadli menambahkan, dalam realisasi kegiatan dan program kerja ketika dilakukan efisiensi anggaran, setiap pos anggaran akan dilakukan penundaan terlebih dahulu.

BACA JUGA:PSU Kada Bengkulu Selatan Butuh Anggaran Besar, Dewan Panggil TAPD, Bupati Belum Berani Jawab

''Ketika efisiensi, etika anggarannya kita postpone (Menunda) duku semua sampai efisiensi selesai semua baru kita jalan,'' kata Rizqi pada Jumat, 14 Maret 2025.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan