Pengurus Wajib Tahu! Inilah Risiko dan Tantangan Koperasi Desa Merah Putih
Ada risiko Koperasi Desa Merah Putih yang wajib diketahui oleh pengurus. Sumber foto: koranradarkaur.id--
KORANRADARKAUR.ID - Dengan telah terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih sebagai program Presiden Prabowo Subianto kian menjadi perhatian publik.
Dari informasinya, bahwa dalam hal ini ada risiko terutama untuk pengurus Koperasi Merah Putih tersebut.
Salah satu risiko yang dapat ditakutkan mereka adalah bagiamana jika uang tersebut hilang.
Seperti halnya, Koperasi Desa Merah Putih saat ini menjadi perhatian publik. Meskipun program ini diinisiasi oleh Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi rakyat.
Namun, banyak masyarakat yang merasa khawatir bahwa dana koperasi hanya akan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Dalam video terbaru di channel YouTube Miftah Doel, yang diunggah pada Senin 16 Juni 2025 bahwa ada risiko koperasi desa Merah Putih yang harus diketahui oleh pengurus.
Dari video tersebut, disebutkan bahwa banyak komentar negatif menyebar di media sosial (Medsos).
Salah satu komentar dalam video tersebut adalah prihal uang yang sudah terbentuk dalam simpan pinjam.
"Kekhawatiran masyarakat tentang kemungkinan hilangnya dana pinjaman harus dihadapi dengan serius oleh pengurus dan pemerintah desa," kata Miftah Doel dalam videonya.
Miftah menekankan bahwa pengurus Koperasi Desa Merah Putih harus memiliki integritas yang tinggi, kejujuran, amanah dan profesionalisme.
BACA JUGA:Gaji Pengurus Koperasi Merah Putih yang Disebut Mencapai Rp 5 Juta Hingga Rp 8 Juta Per Bulan
Selain itu, pengurus Koperasi Desa Merah Putih juga harus memiliki kemampuan manajemen yang baik. Dan kemampuan berkomunikasi yang efektif, juga kemampuan bekerja sama dalam tim.
Meskipun, program simpan pinjam memang menjadi unggulan di koperasi.