Baznas RI Luncurkan Program Servis Motor Gratis Jelang Mudik Lebaran
Program servis motor gratis jelang mudik lebaran. (Sumber : Instagram/syiarislamcom)--
KORANRADARKAUR.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia (RI) resmi luncurkan program servis motor gratis untuk 5.000 motor jelang mudik lebaran tahun 2026.
Program ini untuk membantu pemudik memastikan kendaraannya dalam kondisi prima saat arus mudik 2026 di 43 Kabupaten/Kota di Indonesia.
Program servis motor gratis ini diluncurkan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., yang digelar di Gedung BAZNAS RI Jakarta, Rabu 4 Maret 2026.
Dia menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian Baznas kepada para pemudik, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pengemudi Ojek Online (Ojol) yang mengandalkan sepeda motor sebagai sumber penghasilan.
"Belum tentu uang yang ada bisa digunakan untuk ganti oli dan servis. Maka bantuan BAZNAS ini sangat membantu sekali," katanya Rabu 4 Maret 2026.
Peluncuran ini menandai dimulainya program layanan servis dan penggantian oli gratis yang akan dilaksanakan secara serentak di 43 Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia pada periode 3 hingga 8 Maret 2026.
Layanan yang disediakan mencakup servis ringan, penggantian oli, pemeriksaan rem, ban, sistem kelistrikan, serta perawatan ringan lainnya.
BACA JUGA:Jangan Sampai Salah, Ini Ketentuan Bayar Zakat Fitrah yang ditetapkan Baznas!
BACA JUGA:Mau Rumah Dedah Baznas Kaur? Ini Syarat dan Caranya
Kia Noor Achmad menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap para pemudik, terutama masyarakat berpenghasilan rendah dan pengemudi Ojol yang mengandalkan sepeda motor sebagai sumber penghasilan mereka.
"Insya Allah kalau memungkinkan dan ada kebijakan di akhir Ramadhan, bisa saja kita tambah untuk membantu para pemudik, terutama teman-teman Ojol," ujarnya.
Kiai Noor juga mengungkapkan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut. Dari total 5.000 kuota yang disediakan, saat peluncuran berlangsung, kuota telah terisi hampir separuhnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program ini dijalankan secara bersamaan di 43 kabupaten/kota dengan bekerja sama bersama BAZNAS di tingkat daerah.
"Kami berharap program ini tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik, tetapi juga menjadi sumber keberkahan bagi semua pihak yang terlibat," ujarnya.