Sekda Provinsi Bengkulu Minta Dewan Hakim MTQ Bekerja Secara Profesional
Sekda Herwan Anton melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026, Selasa 12 Mei 2026. --
BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Herwan Antoni, meminta kepada seluruh dewan hakim Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) untuk menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalitas dalam memberikan penilaian.
Menurutnya, integritas para penilai menjadi kunci utama dalam melahirkan juara yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
Herwan menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak menginginkan adanya keberpihakan dalam proses seleksi peserta yang bertanding di setiap cabang perlombaan Al-Quran tersebut.
BACA JUGA:26 Kafilah MTQ Dilepas, Bupati Kaur: Berprestasi Akan Didaftarkan Haji
BACA JUGA:Persiapan Matang, Kaur Kirim 26 Kafilah di MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu
Herwan menekankan penilaian yang objektif dan adil untuk menjaga kehormatan serta kesucian dari nilai-nilai yang ada dalam kitab suci.
“Saya mengharapkan dewan hakim dapat menjalankan tugas secara profesional dan objektif serta adil,” kata kata Herwan Antoni, saat melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026 di Gedung Serasan Seijoan, Kompleks Rumah Dinas Bupati Seluma, Rabu, 13 Mei 2026.
Selain itu, Herwan menegaskan bahwa dewan hakim memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas dan marwah pelaksanaan MTQ. Menurutnya, amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan independensi.
BACA JUGA:Matangkan Persiapan MTQ Nasional XXXVII 2026, Pemprov Bengkulu Rapat
BACA JUGA:MTQ Bukan Sekadar Kompetisi, Kaur Selatan Juara Umum MTQ VIII Kabupaten Kaur Tahun 2025
“Dewan hakim merupakan ujung tombak dalam menentukan kualitas pelaksanaan MTQ. Karena itu, saya berharap seluruh dewan hakim dapat bekerja secara objektif, jujur, dan profesional sehingga mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya dapat membawa nama baik Provinsi Bengkulu di tingkat nasional,” ujar Herwan Antoni.
Herwan juga menekankan bahwa MTQ tidak sekadar menjadi agenda tahunan seremonial, tetapi harus mampu memberikan dampak positif dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah generasi muda.
“Melalui MTQ ini, kita ingin membangun generasi Qurani yang tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Selain itu, Herwan mengajak seluruh peserta, ofisial, dan masyarakat untuk menjaga suasana MTQ tetap kondusif serta menjadikan ajang tersebut sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiah antardaerah di Provinsi Bengkulu.