Sering Terpapar AC, Waspada 4 Penyakit Ini! Nomor 1 Paling Banyak Dialami!
Bahaya Terlalu Sering Terpapar AC-Sumber foto: Koranradarkaur.id-
Namun demikian, ada beberapa penyakit yang sering dikaitkan dengan kebiasaan terlalu lama berada di ruangan ber-AC. Berikut adalah deretan penyakitnya:
1. Sakit Kepala
Orang yang sering menghabiskan waktu lama di ruangan ber-AC kerap mengeluhkan masalah sakit kepala. Udara yang terus-menerus dipompa dan bersuhu dingin dalam ruangan dapat memicu produksi lendir yang mengiritasi membran tubuh.
Pada kondisi tertentu, hal ini bahkan bisa menyebabkan kesulitan bernapas. Selain sakit kepala, berada terlalu lama di ruangan ber-AC juga bisa membuat seseorang cepat merasa lelah.
Namun, bukan berarti semua orang yang menggunakan AC akan mengalami gangguan kesehatan. Risiko penyakit lebih tinggi pada lansia di atas usia 50 tahun dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
2. Kulit Kering
Berada di ruangan ber-AC sepanjang hari dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alami sehingga terasa kering. Kondisi ini bisa mempercepat munculnya kerutan dan lipatan pada kulit.
Oleh karena itu, bagi yang sering berada di ruangan ber-AC, sangat dianjurkan untuk menggunakan pelembap agar kulit tetap terjaga kesehatannya.
3. Legionnaires
Walaupun jarang terjadi, salah satu penyakit yang dapat muncul akibat penggunaan AC adalah Legionnaires, yaitu infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Legionella.
Bakteri ini bisa berkembang biak pada filter atau bagian dalam AC yang tidak dibersihkan dengan baik. Filter dan sistem pendingin yang kotor dapat membuat udara dalam ruangan menjadi tercemar oleh iritan dan alergen, sehingga meningkatkan risiko penyakit.
4. Tortikolis
Tortikolis adalah gangguan pada otot leher yang menyebabkan kepala pengidapnya miring ke satu sisi, sementara dagu condong ke sisi yang berlawanan. Kondisi ini sering disertai rasa nyeri yang cukup parah dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Paparan udara dingin secara terus-menerus dari AC diyakini menjadi salah satu penyebab tortikolis, karena hawa dingin tersebut dapat memicu peradangan pada saraf di leher.*