Pakai Cara Cerdas, Abu Nawas Lolos dari Hukuman dimasak Jadi Bubur!
Abu Nawas Lolos dari Hukuman-koranradarkaur.id-
Setelah melakukan perjalanan yang melelahkan, Abu Nawas melewati sebuah perkampungan suku Badui.
Di sana, ia melihat sebuah bangunan besar yang mirip pasar, di mana orang-orang Badui sedang menjual bubur haris, makanan khas para petani.
Karena merasa kelelahan, Abu Nawas memilih untuk tidak memasuki pasar tersebut, meskipun bubur yang terkenal lezat itu menggoda seleranya.
Ia kemudian tiba di tepi sungai dan berteduh di bawah pohon yang lebat, merasakan angin sepoi-sepoi.
Abu Nawas menikmati keindahan desa yang segar itu hingga tertidur. Saat terbangun, ia terkejut mendapati dirinya sudah berada di dalam penjara. Ia melihat seorang anggota suku Badui di depannya dan bertanya, "Mengapa aku dipenjara?"
"Kau akan kami jadikan bahan campuran bubur haris," jawab orang Badui tersebut.
"Hah? Jadi, yang kau jual di desa itu adalah bubur manusia?" tanya Abu Nawas dengan terkejut.
"Bersiaplah," ujar orang itu.
Abu Nawas menjawab, "Tubuhku ini kurus, jadi kau tidak akan mendapatkan banyak daging. Jika kau setuju, nanti sore aku akan membawa temanku yang bertubuh gemuk."
"Apakah itu benar?" tanya orang itu.
"Aku tidak pernah berbohong," kata Abu Nawas berusaha meyakinkan.
Anehnya, orang dari suku Badui itu akhirnya percaya dan melepaskan Abu Nawas.
Singkat cerita, Abu Nawas justru membawa Baginda Raja yang menyamar sebagai orang biasa untuk mengatasi praktik buruk di desa tersebut. *