Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Gas 3 Kg di Kaur, LANGKA DAN HARGA SELANGIT

Gas elpiji 3 Kg yang susah didapat dan harga selangit.--

Perbedaan harga pun mulai terlihat di tingkat pengecer. Di wilayah Kecamatan Maje dan Nasal, harga gas elpiji 3 Kg di warung eceran berkisar antara Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per tabung. 

Pjs Kades Merpas, Agung Purnawan, ST memastikan bahwa pasokan gas di wilayahnya masih dalam kondisi aman. 

Menurut Agung, selisih harga antara pangkalan dan warung eceran merupakan hal yang wajar.

Pasalnya, pedagang eceran membeli gas dari pangkalan kemudian menjual kembali kepada masyarakat dengan mengambil margin keuntungan.

Sementara itu, pelaku UMKM Suharyati (34), warga Bukit Indah, Kecamatan Nasal, mengungkapkan harga gas melon di wilayahnya mencapai Rp 28 ribu per tabung di tingkat eceran.

Meski demikian, ia menyebut ketersediaan gas masih relatif normal dan belum sampai mengganggu aktivitas usaha kecil yang dijalankannya.

"Kami masyarakat berharap pengawasan distribusi tetap ditingkatkan agar harga tetap stabil dan pasokan gas bersubsidi tetap terjamin," tutup dia. 

Pemda Provinsi Bengkulu Cari Penyebabnya

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu R.A. Denny, SH, MM menjelaskan bahwa berdasarkan kuota yang telah ditetapkan, setiap kabupaten/kota sejatinya sudah memiliki stok masing-masing yang diatur oleh pihak terkait.

“Berdasarkan kuota yang dibuat, setiap kabupaten kota telah memiliki stok masing-masing. Kalau distribusinya agak lambat, nanti akan kami cek melalui Dinas Perindag apa persoalannya. Apakah memang stok LPG yang masuk sedikit atau ada hambatan lain dalam distribusinya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, apabila ditemukan adanya praktik penahanan atau penimbunan LPG oleh oknum tertentu, maka pemerintah akan mengambil langkah tegas.

“Kalau ditemukan ada yang tidak sesuai, misalnya ada yang menyetok atau menyimpan untuk kepentingan tertentu, maka satgas akan turun untuk menindak hal tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel meninjau agen dan sejumlah pangkalan Liquified Petroleum Gas (LPG) di Kota Bengkulu memastikan ketersediaan gas LPG subsidi tabung 3 kilogram menjelang Ramadan dan pengawas terhadap pangkalan.

Tahun ini, Kabupaten Kaur menjadi yang terendah mendapatkan alokasi gas LPG 3 kg se-Provinsi Bengkulu yang berjumlah 2.806 metrik ton.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan