Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Integritas Guru BS Disorot, Disdikbud Akan Lakukan Ini

Integritas guru disorot karena menjadi fondasi utama dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan bermartabat.--

KORANRADARKAUR.ID- Seluruh guru yang ada di Bengkulu Selatan (BS) diminta untuk senantisa meningkatkan integrasi. Karena guru dalam dunia pendidikan tidak sekadar menyampaikan materi pelajaran di ruang kelas.

Juga guru memegang posisi strategis sebagai pembentuk karakter, penanam nilai moral, sekaligus panutan bagi peserta didik. Ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten BS Lusi Wijaya, M.Pd.

Yang mana integritas guru merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan siswa sekaligus menciptakan suasana belajar yang sehat dan kondusif.

BACA JUGA:Transformasi Digital Pendidikan, Disdikbud Bengkulu Selatan Salurkan Layar Interaktif 72 Inci ke 30 Sekolah

BACA JUGA:Rehab Gedung Pendidikan Capai Rp 100 M, Disdikbud Bengkulu Selatan Optimis Direalisasikan

“Guru adalah figur yang dilihat, didengar dan ditiru oleh siswa setiap hari. Maka sudah sepatutnya guru memiliki integritas tinggi, baik dalam sikap, ucapan, maupun tindakan,” ujar Lusi Wijaya beberapa waktu yang lalu.

Dijelaskannya, guru yang berintegritas bukan hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu menunjukkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Sikap tersebut akan secara tidak langsung membentuk karakter siswa, mulai dari kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga rasa keadilan. Seorang guru yang menjunjung tinggi integritas akan menjadi contoh nyata bagi siswa dalam menerapkan nilai-nilai moral di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

BACA JUGA:2 Kali Diperiksa Polisi, Ini Status Oknum Penjaga Sekolah Tendang Murid SD? Disdikbud Dampingi Korban

BACA JUGA:Tak Lagi Manual, Penempatan Pakai Analisis Digital RTG, Guru PPPK Harus Siap Ditempatkan Dimanapun

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga berpengaruh besar terhadap citra dan reputasi lembaga pendidikan tempat guru tersebut mengabdi.

“Setiap orang tentu sepakat bahwa guru harus berintegritas. Oleh karena itu, di setiap kesempatan kami bertemu dengan para guru, pesan ini selalu kami sampaikan. Integritas bukan pilihan, melainkan kewajiban,” tegasnya.

Lebih lanjut Lusi Wijaya memaparkan, sejumlah contoh yang mencerminkan integritas seorang guru profesional. Mulai dari disiplin dalam kehadiran mengajar, mempersiapkan perangkat pembelajaran seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) serta melaksanakan proses belajar mengajar secara sungguh-sungguh.

Selain itu, integritas guru juga tercermin dari sikap objektif dalam melakukan penilaian terhadap siswa, tanpa adanya praktik pungutan liar atau kepentingan pribadi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan