Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Advertisement Google

Bengkulu Selatan Darurat Komix dan Samcodin, Jadi Ancaman Serius Generasi Muda dan Dunia Pendidikan

Kabupaten BS darurat komix dan samcodin yang merupakan obat-obatan terlarang sedang tren masa kini. Sumber foto : koranradarkaur.id--

BENGKULU SELATAN (BS) - Kabupaten BS darurat komix dan samcodin yang merupakan obat-obatan terlarang sedang tren masa kini.

Penyalahgunaan, obat-obatan ancaman serius bagi generasi muda di Kabupaten BS.

Konsumsi bermacam-macam jenis obat-obatan seperti komix, pil samcodin ataupun sejenisnya ini kian banyak merusak masa depan anak.

Tidak main-main, penyalahgunaan obat-obatan yang sedang menjadi tren juga mengancam dunia pendidikan di wilayah Bumi Sekundang Setungguan ini.

BACA JUGA:Setahun, Dinsos Catat ODGJ di Bengkulu Selatan Tembus 200 Jiwa, Samcodin Jadi Faktor Utama

Sebab, sudah banyak anak-anak muda, remaja dan anak yang masih duduk di bangku sekolah yang rusak akibat obat-obatan tersebut. Bahkan, ada yang sampai berurusan dengan hukum.

"Penyalahgunaan obat-obatan terlarang adalah masalah serius di daerah kita. Soalnya sangat banyak anak-anak muda yang mengkonsumsi berbagai jenis obat itu," ungkap Haka Ashari salah satu pemuda di Kabupaten BS.

Menurut Haka, sangat sering ditemukan anak muda bahkan masih berstatus pelajar yang nongkrong di warung atau tempat lain sambil mengkonsumsi obat-obatan. Bahkan tindakan itu dilakukan saat jam sekolah dan masih mengenakan seragam sekolah.

BACA JUGA:Miras dan Samcodin Jadi Faktor Utama Kasus Kriminal di BS, Dewan Minta Pemda Jangan Diam

"Saya sering melihat anak muda nongkrong sambil mabuk-mabukan dengan konsumsi jenis obat-obatan, yang sangat miris, mereka masih memakai seragam sekolah. Sangat memprihatinkan generasi penerus sudah terpengaruh dengan hal seperti itu," cetusnya.

Menurut Haka, perlu ada kerjsama dari berbagai pihak untuk mengatasi permasalahan tersebut. Seperti orang tua harus gencar memberi pembinaan dan pengawasan kepada anak.

Sekolah juga harus memperketat pengawasan terhadap siswa saat jam sekolah. Serta peranan masyarakat umum, seperti tidak menjual barang yang kerap dibeli siswa.

"Kalau pemakaian berbagai jenis obat-obatan itu terus dibiarkan. Generasi muda di daerah kita bisa hancur. Karena itu butuh peranan semua pihak untuk mengatasinya," tutupnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan