Meski dilakukan dengan hati-hati namun masih saja ada beberapa orang yang tak suka dengan serial tersebut dan melancarkan 'serangan-serangan' ke para pemain maupun tim produksi.
BACA JUGA:Serial Bidaah: Ketika Seni Menjadi Jalan Dakwah dan Perlawanan Terhadap Penyimpangan Agama
BACA JUGA:Screenwriter Serial Bidaah Tak Habis Pikir Walid Bisa Dicintai di Indonesia, Kok Bisa Ya?
"Yang pertama booming itu di Malaysia bukan Indonesia. Tapi Malaysia banyak yang nyerang dan kita ambil pendekatan diam. Jangan jawab apa-apa," katanya.
"Kita terima saja apa pun yang mereka omong, kita gak mau membalas," tambahnya.
Beruntung segala serangan itu akhirnya terhenti karena efek dari netizen Indonesia yang mengangkat Bidaah lewat beberapa meme khususnya karakter Walid.
"Karena booming di Indonesia ini dia membunuh apa yang berlaku di Malaysia, karena dia udah overshadowed, mereka gak bisa serang lagi," terang Erma.
Faizal yang awalnya cukup stress dengan kecaman yang diterimanya itu pun akhirnya bisa bernafas lega setelah ia tahu dirinya jadi idola para netizen di Tanah Air. ***