Baca Koran radarkaur Online - Radar Kaur

Sosok Bapak Pendidikan Ki Hadjar Dewantara, Menteri Anti Korupsi dan Sosok Kesederhanaan

Sosok Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara yang merupakan mantan Menteri Pendidikan Republik Indonesia-Sumber foto: Koranradarkaur.id-

Ungkapan tersebut menjadi cerminan betapa teguhnya Ki Hadjar dalam menjaga integritas. Korupsi baginya adalah bentuk pengkhianatan terhadap bangsa dan tanah air.

Ia menolak segala bentuk praktik yang merugikan rakyat, baik berupa sogokan, penyalahgunaan wewenang, maupun pengambilan keuntungan pribadi dari jabatan. Ia meyakini bahwa seorang pejabat sejati adalah mereka yang mengabdikan diri dengan hati bersih, bukan mereka yang silau oleh harta dan kemewahan duniawi.

Nilai anti korupsi yang dipegang Ki Hadjar sejalan dengan kesederhanaannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia tidak pernah hidup berlebihan, apalagi membanggakan kekayaan. Justru ia lebih sering menyatu dengan rakyat kecil, merasakan denyut kehidupan mereka, dan menjadikan hal itu sebagai sumber inspirasinya dalam membangun pendidikan bangsa. 

Kesederhanaan bukan hanya gaya hidup, tetapi prinsip moral yang membuatnya tetap dekat dengan rakyat sekaligus menjaga jarak dari godaan kekuasaan.

Kehidupan Ki Hadjar memberikan teladan penting bagi generasi sekarang. Di tengah maraknya kasus korupsi yang menjerat pejabat negara, kisah beliau seakan menjadi pengingat bahwa jabatan bukanlah untuk memperkaya diri, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan rakyat dan Tuhan.

Kesederhanaannya membuktikan bahwa pemimpin sejati justru lahir dari sikap rendah hati, bukan dari kemewahan.

Hingga akhir hayatnya, Ki Hadjar tetap setia pada prinsipnya. Ia tak pernah berhenti mengabdikan diri untuk pendidikan dan kemajuan bangsa. Warisan terbesar yang ia tinggalkan bukan hanya sistem pendidikan, melainkan juga teladan hidup yang penuh kesederhanaan, kejujuran, dan sikap anti korupsi.

Kini, setiap kali bangsa ini memperingati Hari Pendidikan Nasional, sosok Ki Hadjar Dewantara kembali dikenang. Tidak hanya sebagai pejuang pendidikan, tetapi juga sebagai pejabat negara yang bersih dari korupsi dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat.

Semangatnya mengingatkan kita semua bahwa kesederhanaan adalah kemuliaan, dan integritas adalah warisan abadi yang tak ternilai harganya.*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan