Baterai Handphone Samsung Segitu-begitu Saja, Kok Bisa? Benarkah Karena Ada Trauma?
Mengulik jawaban terkait baterai handphone Samsung yang kapasitasnya lebih kecil dibanding handphone lainnya yang bikin pengguna gadget penasaran. -Sumber : samsung.com-
KORANRADARKAUR.ID – Siapa di sini pengguna atau penggemar handphone Samsung? Pernah nggak sih kamu berpikir kenapa baterai handphone Samsung kapasitasnya segitu-begitu saja? Nah biar nggak kepo lagi, cek jawabannya di sini!
Sebagai salah satu perusahaan elektronik terbesar di dunia, tentunya Samsung rutin meluncurkan handphone terbaru. Namun, ada hal yang sering diperbincangkan pengguna yaitu mengenai kapasitas baterai pada handphone Samsung yang terlihat tak banyak berubah.
Sementara beberapa produsen lain berlomba menawarkan baterai berkapasitas sangat besar, bahkan sampai sekitar 7.000 mAh, Samsung tetap mengandalkan handphone dengan baterai di kisaran 4.000 sampai 5.000 mAh.
Sebenarnya ada beberapa produk handphone dengam dengan baterai di atas 5.000 mAh. Namun, sepertinya Samsung lebih setia menyematkan baterai dengan kapasitas 4.000 sampai 5.000 mAh untuk handphone mereka.
Kondisi ini menimbulkan rasa penasaran terkhususnya bagi penggemar atau pengguna produk Samsung. Berikut adalah sederet alasan kenapa baterai handphone Samsung segitu-begitu saja.
BACA JUGA:Info Penting! Ini Dia Tips yang Bisa Diterapkan Agar Baterai Handphone Tetap Awet
BACA JUGA:Baterai Handphone Penuh Tapi Perangkat Tiba-tiba Mati, Ternyata Ini Loh Penyebabnya
Banyak pengguna bertanya-tanya kenapa ponsel Samsung masih memakai baterai 4000–5000mAh sementara brand lain sudah menembus 6000mAh ke atas. Ternyata ada beberapa alasan di balik keputusan ini.
1. Regulasi Amerika dan Eropa*
Pasar Amerika dan Eropa merupakan wilayah penting bagi Samsung, sehingga perusahaan harus tunduk pada regulasi yang berlaku di sana. Di AS, kapasitas baterai ponsel dibatasi maksimal 5000mAh atau 20Wh.
Jika melebihi batas tersebut, perangkat akan dikategorikan sebagai dangerous goods atau barang berbahaya. Aturan serupa juga diterapkan di kawasan Eropa, sehingga Samsung harus menyesuaikan kapasitas baterainya agar tetap bisa dijual di kedua pasar tersebut.
2. Bekas Trauma Insiden Galaxy Note 7
Pada 2016, Samsung pernah meluncurkan Galaxy Note 7 dengan baterai 3500mAh yang saat itu tergolong besar. Sayangnya, baterai tersebut terbukti tidak stabil, mudah panas berlebih dan beberapa unit bahkan meledak.
Akibatnya, Samsung menarik seluruh unit dari peredaran. Meski sudah bertahun-tahun berlalu, insiden itu masih meninggalkan dampak besar. Karena itulah Samsung cenderung berhati-hati dan menghindari penggunaan baterai berkapasitas terlalu besar untuk mencegah kejadian serupa terulang.