Harga Daging Ayam di Kaur Naik Jelang Idul Adha
Harga daging ayaam di Kabupaten Kaur naik 5 persen jelang idul adha, Rabu 20 Mei 2026.--
BINTUHAN – Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Kaur mulai mengalami kenaikan. Setelah sebelumnya harga sayuran naik, kini giliran harga daging ayam potong yang ikut mengalami peningkatan di pasaran.
Kenaikan harga daging ayam potong terjadi di sejumlah pasar tradisional, salah satunya di Pasar Inpres Kota Bintuhan. Saat ini harga daging ayam potong dijual sebesar Rp 45 ribu per kilogram, naik Rp 5 ribu dibandingkan harga sebelumnya yang masih berada di angka Rp 40 ribu per kilogram.
Pedagang Pasar Inpres Bintuhan, Riko mengatakan, kenaikan harga ayam potong mulai terjadi dalam beberapa waktu terakhir menjelang perayaan Idul Adha. Menurutnya, tingginya kebutuhan masyarakat menjadi salah satu penyebab utama naiknya harga daging ayam di tingkat pengecer.
BACA JUGA:NGERI! Bangkai Daging Dijual di Pasar Bengkulu Selatan, Masyarakat Diminta Kenali Ciri-cirinya
“Sekarang daging ayam potong naik harganya. Satu kilogramnya 45 ribu rupiah,” katanya.
Dia menjelaskan, selain meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan, banyaknya permintaan dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga ikut mempengaruhi stok ayam potong di pasaran. Akibatnya, pasokan ayam yang diterima pedagang menjadi lebih sedikit dibandingkan biasanya.
Menurutnya, jumlah peternak ayam potong di Kabupaten Kaur juga masih terbatas. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi ayam ke pedagang tidak mampu memenuhi tingginya kebutuhan pasar menjelang Idul Adha.
“Pasokan daging ayamnya yang sekarang lagi kurang. Terus mau lebaran haji kan tahu sendiri harga-harga pasti naik,” ujarnya.
BACA JUGA:Kemenag Potong 6 Hewan Kurban, Daging Disalurkan Melalui KUA
BACA JUGA:Jangan Takut Makan Daging Kurban, Ini Rekomendasi Minuman Alami untuk Penurun Kolestrol
Riko mengaku tidak dapat memastikan sampai kapan kenaikan harga tersebut akan bertahan. Sebagai pedagang pengecer, dirinya hanya mengikuti harga dari distributor yang saat ini juga mengalami kenaikan akibat terbatasnya stok ayam potong.
Meski harga ayam mengalami kenaikan, aktivitas jual beli di pasar masih berjalan normal. Namun sebagian besar konsumen kini membeli ayam sesuai kebutuhan saja dan tidak sebanyak biasanya.
Dia menambahkan, kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan sudah menjadi kondisi yang hampir terjadi setiap tahun. Selain permintaan meningkat, pasokan barang di tingkat distributor juga cenderung berkurang sehingga harga di pasaran ikut terdongkrak naik.