Program Desa Cantik Bagus dan Layak Dilakukan, Cek di Sini Tujuan Utamanya!
Plt Camat Maje Anshari,S.Sos sebut Program Desa Cantik perkuat tata kelola data pemerintahan desa. Sumber foto: REGA/RKa--
BINTUHAN – Upaya Pemerintah Kabupaten Kaur dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa terus dilakukan melalui Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).
Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dalam mengelola data sehingga pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui program tersebut, pemerintah desa didorong untuk mampu menyajikan data yang akurat, valid, dan terintegrasi sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan. Data yang baik dinilai sangat penting agar pemerintah desa dapat mengenali potensi wilayah, memetakan persoalan masyarakat, serta menentukan prioritas pembangunan secara terukur.
“Pembangunan desa harus berbasis data. Dengan data yang valid, pemerintah desa dapat mengidentifikasi potensi, memahami permasalahan, serta menyusun perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan terukur,” ujar Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP melalui Plt Camat Maje, Anshari, S.Sos
Salah satu langkah yang dilakukan dalam Program Desa Cantik adalah pembentukan Agen Statistik Desa. Melalui program ini, aparatur desa akan mendapatkan pelatihan mengenai penyajian data dalam bentuk tabel dan grafik, pengelolaan basis data desa, serta pemanfaatan website desa sebagai media informasi publik.
Program ini juga mendukung penerapan Sistem Satu Data Desa Indonesia (SSDI), yang memungkinkan integrasi data dari tingkat desa hingga pusat. Dengan sistem tersebut, kualitas perencanaan pembangunan diharapkan meningkat, sekaligus memperkuat transparansi pemerintahan desa.
Anshari menegaskan, aparatur desa harus mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam pengelolaan data. Menurutnya, perangkat desa wajib memahami cara menginput data secara rutin serta menguasai penggunaan laptop dan internet guna mendukung administrasi pemerintahan.
Melalui Program Desa Cantik, Pemerintah Kabupaten Kaur berharap desa-desa mampu membangun sistem data yang lebih baik. Dengan dukungan aparatur yang kompeten dan data yang akurat, tata kelola pemerintahan desa diharapkan menjadi lebih modern, transparan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Seluruh pemerintah desa wajib menginput setiap data dan memahami cara penggunaan laptop serta internet. Ini penting karena berkaitan langsung dengan program pembangunan yang sedang dicanangkan pemerintah,” jelasnya.